Gandeng Denpom IV/5 Semarang, DPRD Waspadai Manuver Gerakan Radikal

Dengan menjalin komunikasi dengan banyak pihak, maka tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan.

SEMARANG – Di luar tugasnya sebagai badan legislasi, anggaran dan monitoring, mewaspadai manuver gerakan radikal yang dapat merusak persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia juga menjadi salah satu fokus dari DPRD Kota Semarang.

Ilustrasi

Ketua DPRD Kota Semarang Kadarlusman meminta, agar masyarakat mewaspadai manuver gerakan radikal yang dapat merusak persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia tersebut.

“Saat ini kami fokus untuk mempersempit ruang gerak kelompok-kelompok tertentu yang ingin merongrong persatuan dan kesatuan bangsa, yang ingin merusak Pancasila dan NKRI,” ujarnya saat mengunjungi Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/5 Semarang belum lama ini.

Menurut pria yang disapa Pilus, dengan menjalin komunikasi kepada banyak pihak seperti Dandenpom, pihaknya dapat membantu mewujudkan hal tersebut. Sebab untuk menangkal paham radikalisme, pihaknya tidak dapat bergerak sendirian.

“Dengan menjalin komunikasi dengan banyak pihak, maka tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan. Karena semuanya bertanggung jawab untuk menciptakan keamanan dan ketertiban,” kata politisi dari PDI Perjuangan ini.

Sementara Komandan Detasemen Polisi Militer (Dandenpom) IV/5 Semarang, Mayor CPM F Okto Femula mengatakan, pihaknya siap untuk membantu mewujudkan kemananan dan ketertiban di Kota Semarang. Khususnya mencegah adanya aksi radikalisme.

“Kami siap membantu pemerintah Kota Semarang untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban, terutama untuk mempersempit pihak-pihak yang ingin menyebarkan paham radikal,” tegasnya. (duh).

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.