Gagal Libur, Ribuan PRT Kehilangan Hak Pilih di Pilgub Jateng

SEMARANG – Ribuan pekerja rumah tangga (PRT) dipastikan kehilangan hak suaranya di bursa Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah. Pasalnya, menurut Anggota Jala PRT Perwakilan Jawa Tengah, Nur Kasanah, banyak PRT yang tak diizinkan libur oleh majikannya ketika masa coblosan berlangsung di Jawa Tengah pada hari ini.

“Ada sebanyak 1.327 PRT yang bekerja di Jakarta yang punya KTP Jawa Tengah. Mereka rata-rata berasal dari daerah-daerah seperti Purwokerto, Wonosobo, Tegal, Banjarnegara, Kutoarjo, Boyolali dan Wonogiri,” ungkap Nur kepada metrojateng.com.

Ribuan PRT itu kehilangan hak pilihnua lantaran tidak bisa pulang lagi ke Jateng. Para majikan beralasan sudah memberikan cuti Lebaran bagi mereka. Sehingga tidak mau memberi izin lagi saat coblosan Pilgub.

“Majikan tidak kasih tambahan libur sampai tanggal 27 Juni. Kalaupun pulang biaya yang dikeluarkan banyak. Pas Lebaran kemarin saja harus sedia minimal Rp 7 juta baru bisa pulang,” akunya.

Para PRT di Jakarta kebanyakan bekerja di apartemen maupun rumah tinggal. Saban bulan, tiap PRT mendapat penghasilan Rp 1,5 juta.

Tetapi ada yang meraup gaji sampai Rp 2,5 juta sampai Rp 5 juta. Dengan catatan mereka mau bekerja part time lebih dari satu majikan. “Per satu majikan rata-rata menggaji PRT Rp 1,2 juta sampai Rp 1,5 juta,” kata Nur. (far)

Ucapan Lebaran 1440
Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

2 + 2 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.