Foto bareng Caleg Artis, Carik di Kendal Diperiksa Panwas

Ia berfoto bareng Adly Fairuz saat datang di rumahnya karena merupakan teman kuliah dulu di Jakarta

KENDAL – Panwas Kecamatan Ngampel Kendal memanggil dan memeriksa Sekretaris Desa Ngampel Kulon setelah dilaporkan berfoto dengan artis Ahmad Adly Fairuz yang juga Caleg NasDem.

Sekretaris Desa Ngampel Kulon Ratna Elistiawati memberi klarifikasi di hadapan Panwas Kecamatan Ngampel gara-gara foto bareng caleg. Foto: metrojateng.com/edi prayitno

Sekdes Ratna Elistiawati ditegur Panwas Kecamatan Ngampel lantaran ia didatangi Caleg DPR RI Ahmad Adly Fayruz di rumahnya. Bahkan Ratna dan artis sinetron itu juga sempat mengabadikan dengan berfoto bersama.

“Kami telah klarifikasi Carik Ngampel Kulon Ratna Elistiawati, dia menyesel atas tindakannya. Dikatakan ia berfoto bareng Adly Fairuz saat datang di rumahnya karena merupakan teman kuliah dulu di Jakarta,” ujar Ketua Panwaslu Ngampel Muh Nasro, Selasa (9/10/2018).

Nasro menambahkan, Ratna tidak sendirian, bersamanya juga ada Perangkat Desa Winong Zamzudi yang melakukan tindakan serupa di rumahnya. “Zamzudi juga sudah mengakui perbuatannya dan membuat surat pernyataan pula,” kata Nasro.

Kordiv Penindakan Pelanggaran Bawaslu Kendal Ubaidillah yang hadir supervisi proses klarifikasi melontarkan pendapatnya. “Tindakan yang dilakukan Ratna dan Zamzudi sudah menjurus pidana Pemilu tentang netralitas perangkat desa yang diancam bui dan denda. Namun hasil klarifikasi belum cukup kuat disimpulkan sebagai dugaan tindak pidana,” kata Ubaidillah.

“Sudah sepatutnya Panwaslu Ngampel memberikan teguran. Yang bersangkutan juga sudah bikin pernyataan bermaterai,” terang Ubaidillah.

Sementara Kordiv Pengawasan Panwaslu Ngampel Muh. Mukhson menyampaikan mendapat informasi awal aktivitas Ratna, Zamzudi dan Fairuz dari media sosial.

“Kami dapat informasi awal dari gambar yang diunggah di media sosial. Di situ ada gambar caleg pusat dan perangkat desa sini. Lalu kami telusuri, dilanjut klarifikasi. Akhirnya diperingatkan dan membuat pernyataan menyesali perbuatannya,” kata Mukhson. (MJ-01)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.