Fisik Payah, PSIS Lebih Layak Kalah

Keunggulan jumlah pemain tak mampu dimaksimalkan Wallace Costa cs untuk mencetak gol.

BEKASI – Pelatih PSIS Semarang, Bambang Nurdiansyah menyoroti fisik anak asuhnya usai gagal menaklukkan Bhayangkara FC. Bahkan dia mengakui Mahesa Jenar bisa saja kalah andai skuad The Guardian masih lengkap.

Fisik pemain PSIS mulai kedodoran jelang berakhirnya putaran pertama Shopee Liga 1 2019. Foto: Instagram @psisfcofficial

Bambang Nurdiansyah menjalani debut sebagai pelatih kepala PSIS saat memimpin pasukannya menantang tuan rumah Bhayangkara FC di Stadion Patriot Candrabaga Bekasi, Selasa (20/8/2019). Pada laga pekan ke-15 Shopee Liga 1 tersebut, tuan rumah harus bermain 10 orang sejak menit 55 usai Alsan Sanda dikartu merah.

Tapi, keunggulan jumlah pemain tak mampu dimaksimalkan Wallace Costa cs untuk mencetak gol. “Fisik pemain sudah habis dan terus menurun di babak kedua. Beruntung ada kartu merah, kalau main 11 lawan 11 bisa saja kami kalah,” kata Bambang Nurdiansyah.

Meski minus satu pemain, Bhayangkara FC terbukti masih bisa merepotkan Mahesa Jenar. Tim milik Polri itu bahkan nyaris mencetak gol di menit 67. Sundulan Ilham Udin Armaiyn harus ditepis Joko Ribowo dengan susah payah.

Pria yang akrab disapa Banur itu mengakui dirinya punya tugas berat untuk mengembalikan performa anak asuhnya. Apalagi timnya sudah ditunggu Madura United pada Sabtu (24/8) mendatang.

Setelah berpisah dengan Jafri Sastra, PSIS juga ditinggal pelatih fisik Budi Kurnia yang mengundurkan diri. Perannya digantikan Emilio.

“Mudah-mudahan dengan pelatih baru juga ada semangat baru. Dengan jadwal padat seperti ini kami harus pintar-pintar menjaga kondisi pemain. Mungkin akan lebih banyak rest dan berlatih saat OT (official training) di Madura,” eks pelatih Persita Tangerang itu menegaskan. (twy)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.