Festival Rewanda Bojana, Warga Berebut Gunungan Buah untuk Monyet

Gunungan buah-buahan yang sedianya diberikan kepada ratusan monyet justru habis diserbu pengunjung.

BANYUMAS – Festival Rewanda Bojana kembali digelar, Minggu (7/10/2018). Tradisi memberi makan monyet di perbukitan Desa Cikakak, Kecamatan Wangon, Banyumas dihadiri ribuan warga.

Festival Rewanda Bojana di perbukitan Desa Cikakak, Kecamatan Wangon Banyumas. Foto: metrojateng.com

Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Banyumas, Asis Kusumandani mengatakan, membeludaknya penonton yang hadir membuat acara berjalan tidak sesuai dengan rencana. Sebanyak 22 gunungan buah-buahan yang sedianya diberikan kepada ratusan monyet justru habis diserbu pengunjung.

“Dinporabudpar sebagai penyelenggara dan masyarakat Desa Cikakak, sudah berupaya untuk menjaga ketertiban pengunjung. Namun, rebutan buah oleh pengunjung tak terelakkan. Apalagi monyet yang biasanya ada di sekitar masjid juga tidak terlihat,” katanya.

“Semua kegiatan pasti ada plus minusnya, namun demikian kekurangan ini tentunya untuk evaluasi ke depannya. Kalau dari kunjungan wisatawan, tahun ini jauh lebih banyak, dibandingkan tahun lalu. Terus juga pesertanya, kalau tahun lalu dari desa yang ada di Kecamatan Wangon yang hanya 12 desa. Namun pada tahun ini, juga melibatkan swasta, BUMD, BUMN dan pelaku wisata,” jelasnya.

Asis menambahkan, Festival Rewanda Bojana ini merupakan upaya Pemkab Banyumas untuk menjaga keberadaan monyet ekor panjang yang menghuni perbukitan Desa Cikakak. Selain itu juga sebagai ajang promosi wisata Desa Cikakak yang memiliki Masjid Saka Tunggal.

Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan, keberadaan monyet di Cikakak harus dilestarikan dan disyukuri, karena adanya binatang tersebut juga membawa keberkahan terutama bagi masyarakat sekitar dan komunitas wisata.

“Acara Rewanda Bojana ini sedapat mungkin berlangsung setiap tahun sehingga anak cucu kita nantinya juga mengetahui. Namun populasinya juga harus dikendalikan dan jadikan momen Rewanda Bojana dengan memberi makan monyet ini diniatkan sebagai ibadah,” katanya. (MJ-27)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.