Fantastis! Setiap Hari 2.000 Orang Kunjungi Lawang Sewu

Selama Januari-11 Oktober 2018 kunjungan di Lawang Sewu capai 797.626 orang.

SEMARANG- Wisawatan terus mengalir di Lawang Sewu. Tingkat kunjungan wisatawan ke gedung Lawang Sewu ini jumlahnya fantastis.

Wisatawan mengunjungi Lawang Sewu pada perayaan Hari Museum Indonesia yang diperingati hari ini, Jumat (12/10/2018). Foto: metrojateng.com/Fariz Fardianto

Informasi yang dihimpun dari PT KAI Daop IV Semarang menyebutkan bila sejak 1 Januari 2018 hingga 11 Oktober kemarin, jumlah pengunjung gedung warisan kolonial Belanda itu sudah mencapai 797.626 jiwa.

Bila buat rata-rata, per hari kunjungan wisatawan selama 10 bulan terakhir di atas 2.000 orang.

Deputy Executive Vice President PT KAI Daop 4, Semarang, Asdo Atriviyanto mengungkapkan, fakta itu membuktikan jika animo masyarakat baik dari turis domestik maupun luar negeri saat berkunjung ke Lawang Sewu setiap tahun cukup tinggi.

Naiknya jumlah kunjungan ke Lawang Sewu terlihat sejak gedung tersebut mendapat perbaikan serta perawatan berkala sejak 2015.

“Tahun 2017, hampir 1 juta wisatawan ke Lawang Sewu. Ramai pada akhir pekan,” katanya, di sela perayaan Hari Museum Indonesia yang diperingati hari ini di Lawang Sewu, Jumat (12/10/2018).

Kunjungan muesum kereta api lainnya juga tinggi. Suprapto, manager Humas PT KAI Daop 4 Semarang menyebut jumlah kunjungan wisatawan ke Museum kereta api Ambarawa dari periode yang sama telah ada sebanyak 203.417 orang. Dari jumlah itu, wisatawan yang menaiki kereta wisata uap atau sepur kluthuk dari Stasiun Ambarawa sebanyak 79.708 orang.

“Kita berharap bisa semakin mendekatkan dunia museum kepada kalangan milenial, sehingga rangkaian kilas sejarah bisa terus lestari,” katanya.

Ia mengungkapkan perayaan Hari Museum tak cuma dilakukan di Lawang Sewu. Di hari yang sama, tiga museum milik KAI lainnya di Ambarawa, Sawahlunto dan Bondowoso juga menggelar kegiatan serupa.

Ia mengajak kepada anak-anak generasi milenial yang disibukan dengan mainan gadget dan medsos, sebaiknya mulai sekarang beralih mengunjungi museum. Dengan begitu, ia berharap anak-anak mendapat sarana pembelajaran tentang sejarah Indonesia yang tersimpan di tiap museum.

“Kami sarankan mereka beralih bermain ke museum agar tahu benda-benda bersejarah milik bangsa Indonesia,” paparnya.

Dalam perayaan Hari Museum, pengelola Lawang Sewu menggelar berbagai acara mulai 12-14 Oktober 2018. Di antaranya diskusi tentang museum, pameran dan bazar kuliner khas Semarang.

Pengelola gedung tersebut juga menyambangi beberapa sekolah macam SD Bilingual Islam Annisa, SD N 1 Barusari, SMA N 5 Semarang dan SMA N 7 Semarang untuk dikenalkan museum. (far)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.