Erupsi Merapi, BPBD Desak Pemda Lekas Perbaiki Dua Jalur Evakuasi

Dua jalur evakuasi di Gunung Merapi rusak sejak lima tahun terakhir, hingga kini tak kunjung diperbaiki oleh pemerintah daerah.

Erupsi Merapi, Jumat (1/6) pagi. Foto: dokumentasi Pos Ngepos Gunung Merapi

 

SEMARANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jawa Tengah mengaku dua jalur evakuasi di Gunung Merapi yang rusak sejak lima tahun terakhir, hingga kini tak kunjung diperbaiki oleh pemerintah daerah.

Kepala BPBD Jateng, Sarwa Pramana menyebut kedua jalur di wilayah Srumbung, Kabupaten Magelang dan Balerante Klaten itu menjadi akses paling vital bagi warga terdampak erupsi Merapi jika hendak mengungsi.

 

“Di Merapi, masyarakatnya tetap tenang, malahan mereka dengan santainya melihat erupsi di depan rumah masing-masing. Yang patut diwaspadai itu adanya kerusakan jalur evakuasi di dua tempat. Satu di Desa Balerante, Kecamatan Kemalang. Satunya di Srumbung Kabupaten Magelang,” tutur Sarwa kepada metrojateng.com di ruang kerjanya, Jumat (11/1/2019).

Ia menyatakan kerusakan jalur evakuasi di Klaten disebabkan seringnya dilewati kendaraan galian C yang beroperasi di Balerante. Hal serupa juga terjadi di Magelang.

Ia mendesak pemerintah daerah setempat segera membenahi jalur evakuasi yang rusak tersebut. Pasalnya, terakhir kali perbaikan dikerjakan 2013 silam. “Pemeliharaan yang ngurusin pihak kabupatennya. Itu kan yang bangun dari BNPB pada 2010 silam,” akunya.

Ia menjelaskan kerusakan jalur evakuasi di Srumbung memanjang sejauh 600 meter. Untuk mengakali masalah itu, warga dua desa itu sudah dibuatkan jalur alternatif yang berada di dekat desanya.

Pihaknya pun mengingatkan kepada warga setempat supaya tetap tenang menghadapi erupsi Merapi yang terjadi saat ini.

Pada bulan ini Merapi hanya mengalami erupsi skala kecil karena kubah lavanya 14 ribu meter kubik. “Erupsinya masih aman. Tapi kalau terjadi gempa vulkanik dalam bisa menimbulkan awan panas. Siklus meletusnya Gunung Merapi itu tiap 4,5 tahun sekali. Tapi sekarang sudah delapan tahun tidak meletus,” tuturnya.

Pihak BPBD, tambahnya kini telah memiliki 3 CCTV untuk memantau pergerakan vulkanik Gunung Merapi. Hal itu juga didukung kesiapan alat pemantau erupsi Merapi milik PVMBG ada sebanyak 147 buah. (far)

 

 

Ucapan Lebaran 1440
Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.