Enam Kabupaten Kota di Jateng Alami Inflasi, Tegal Tertinggi

Ilustrasi sembako
Ilustrasi sembako

KUDUS – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kudus mencatat adanya laju inflasi di Kota Kretek. Itu lantaran dipicu naiknya sejumlah harga kebutuhan pangan. Tak hanya di Kudus, kondisi serupa juga terjadi di enam kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Kepala BPS Kabupaten Kudus Endang Dwi Rahayu menyampaikan, laju inflasi tahun kalender sebesar 6,13 %.

“Kondisi ini tidak hanya terjadi di Kudus, di sejumlah kabupaten kota di Jawa Tengah juga mengalami hal yang sama,” ujar Endang, Jum’at (05/6).

Dari enam kabupaten kota penyelenggara survei biaya hidup (SBH) di Jawa Tengah, Endang melanjutkan, seluruhnya mengalami inflasi. Inflasi paling tinggi adalah Kota Tegal sebesar 0,74 dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 108,3 %. Diikuti Kota Semarang sebesar 0,54 dengan IHK 111,2 %. Kemudian Kabupaten Cilacap 0,47 persen dengan IHK 108,3 %.

“Purwokerto 0,47 % dengan IHK 111,37 %, Kudus 0,45 % dengan IHK 116,87 %, kemudian Surakarta 0,37 % dengan IHK 110,22 %,” papar Endang.

Meski ada peningkatan, disampaikan Endang, inflasi Kudus ini lebih rendah dari Jateng. Dimana inflasi Jateng mencapai 0,51 % dengan IHK 118,45 %. Sementara inflasi nasional sebesar 0,5 % dengan IHK 119,5 %. (Oby)

 

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

33 − 26 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.