Empat Pekerja Perbaikan Kapal Tewas di Lubang Manhole

Keempat orang tersebut sudah tewas di dalam lubang manhole.

SEMARANG РEmpat orang pekerja perbaikan kapal ditemukan tewas di dalam Kapal Tongkang Zulkifli 2 yang bersandar di kawasan PT Dok Kodja Bahari, Kawasan Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Minggu (28/7/2019) malam. Mereka terperangkap di dalam lubang manhole.

Petugas mengevakuasi korban tewas di dalam manhole kapal tongkang Zulkifli 2. Foto: metrojateng.com/ahmad khoirul asyhar

Korban diketahui bernama Mardjono (61) warga asal Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, Jabar, dan tiga warga Desa Pentur, Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali, bernama Lamami (32), Muhammad Nur Huda (31), dan Jadi (40).

Persitiwa tersebut terjadi sekitar pukul 22.00. Awalnya sekuriti PT Dok Kodja Bahari yang hendak pulang mengecek empat pekerja lantaran hingga pukul 21.30 tidak kunjung keluar dari dalam kapal. Namun sekuriti tersebut tidak menemukan para pekerja.

“Empat orang itu kerja sejak pukul 08.00, biasanya pukul 21.00 itu sudah turun (dari kapal) tetapi ini tadi kok tidak turun-turun. Dicek sama sekuriti tidak ada orangnya, suara genset juga tidak terdengar,” ujar Andi, seorang penjaga malam proyek di PT Dok Kodja Bahari, Senin (29/7/2019) dini hari.

Sekuriti tersebut kemudian minta bantuan pekerja lain di sekitar lokasi untuk mencari korban. Setelah dicari ternyata keempat orang tersebut sudah tewas di dalam lubang manhole.

“Enam orang yang mencari, terus ketemu di lubang itu, sudah meninggal. Korban itu kerjaannya ngecek kalau ada lubang atau bagian kapal yang bocor, kalau bocor kan dikuras,” jelasnya.

“Salah seorang korban, Pak Mardjono itu mantan Kacab sini,” sambung Andi.

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Kawasan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang dan KSOP Pelabuhan Tanjung Emas. Selanjutnya diteruskan ke Polrestabes Semarang dan Basarnas Kantor SAR Semarang.

Petugas Inafis Polrestabes Semarang bersama Basarnas dan KSOP Tanjung Emas mendatangi lokasi untuk olah tempat kejadian perkara dan evakuasi korban.

“Proses evakuasi selesai tadi pukul 02.00. Cukup lama karena kendala medan. Korban kami evakuasi satu persatu. Tadi langsung dibawa ke rumah sakit,” kata Nurman, Koordinator Lapangan Basarnas, dini hari tadi. (aka)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.