Empat Kali Kalah Beruntun, PSIS Lebih Buruk dari Musim Lalu

Shopee Liga 1 2019

Kekalahan tersebut semakin menambah derita PSIS yang sudah sebulan puasa kemenangan. Hari Nur cs terakhir kali mendulang tiga poin saat menang 3-1 di kandang PSS Sleman.

SEMARANG – PSIS Semarang belum mampu memutus tren negatif setelah ditaklukkan tuan rumah Semen Padang di Stadion H Agus Salim, Jumat (16/8/2019). Empat kekalahan beruntun yang dialami Hari Nur Yulianto dkk lebih buruk dari torehan negatif musim lalu.

Bek PSIS Wallace Costa berduel dengan striker Semen Padang Dany Karl Max. PSIS sudah menelan empat kekalahan beruntun musim ini, lebih buruk dari pencapaian di Liga 1 2018. Foto: dok liga-indonesia.id

Mahesa Jenar datang ke markas Kabau Sirah yang berstatus tim juru kunci Shopee Liga 1 2019 dengan misi bangkit usai menelan tiga kekalahan berturut-turut di laga sebelumnya. Ini juga jadi laga perdana PSIS setelah berpisah dengan Jafri Sastra.

Meski lebih banyak menghasilkan peluang, tapi hasil akhir justru lebih memihak tuan rumah. PSIS sudah sangat dekat keunggulan ketika Septian David Maulana dua kali gagal menaklukkan kiper Rendy Oscario di menit 11 dan 64.

Gol Irsyad Maulana di menit 89 memberi kemenangan perdana bagi Semen Padang dan kekalahan ketujuh untuk PSIS. Dalam 11 laga sebelumnya, Kabau Sirah hanya mampu memetik empat poin.

Kekalahan tersebut semakin menambah derita PSIS yang sudah sebulan puasa kemenangan. Hari Nur cs terakhir kali mendulang tiga poin saat menang 3-1 di kandang PSS Sleman, 17 Juli silam.

Setelah itu tim Kota Lunpia kalah 0-1 dari Persib Bandung (21 Juli), ditekuk PS Tira-Persikabo 0-2 pada 2 Agustus dan tumbang di tangan Persipura Jayapura dengan skor 1-3 pada 6 Agustus. Tiga kekalahan tersebut terjadi di kandang yang berujung pemecatan Jafri Sastra.

Empat kali kalah berturut-turut tersebut lebih buruk dari pencapaian PSIS di musim 2018. Musim lalu Mahesa Jenar sempat mengalami periode negatif di bulan Mei dengan menelan tiga kekalahan beruntun.

Saat itu kampiun Liga Indonesia 1999 tersebut kalah 1-4 dari Barito Putera (12 Mei), takluk 0-2 dari PS Tira (17 Mei) dan dipermak Sriwijaya FC 0-4 pada 22 Mei. Tapi mereka mampu bangkit di pekan selanjutnya dengan menumpas Mitra Kukar 4-0.

Musim ini hanya Kalteng Putra yang menelan kekalahan beruntun lebih banyak dari PSIS. Dalam periode 3 Juli-26 Juli 2019, tim promosi tersebut berturut-turut ditekuk Borneo FC, PSS Sleman, Persela, Persib dan PS Tira-Persikabo.

Setelah melakoni 13 laga sejauh ini PSIS baru mengumpulkan 14 poin hasil empat kali menang, dua kali seri dan tujuh pertandingan berakhir dengan kekalahan. Hasil tersebut juga menyamai torehan musim lalu.

Tahun kemarin PSIS menutup paruh musim dengan torehan 20 poin. Mahesa Jenar masih menyimpan empat laga lagi di paruh pertama kompetisi 2019 dan yang terdekat melawat ke markas Bhayangkara FC, Selasa (20/8) pekan depan. (twy)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.