Empat Calon Komisioner Gugat Timsel KPU di Jateng

Kuasa hukum menduga rekrutmen calon komisioner KPU diduga tidak transparan

SEMARANG- Peserta seleksi calon komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) di sejumlah daerah di Jawa Tengat menggugat keputusan tim panitia seleksi. Saat ini gugatan telah terdaftar di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Semarang.

Ilustrasi. Proses rekapitulasi hasil perolehan suara pilgub Jateng 2018 oleh KPU Kota Semarang di balai kota, Kamis (5/7). Foto: masrukhin abduh

Koordinator Kuasa Hukum Penggugat, Teguh Purnomo mengatakan, para penggugat yakni Budi Maryono dari Sragen dan Joko Hadi Siswanto dari Klaten. Keduanya diseleksi panitia dari wilayah III KPU yang meliputi Kota Surakarta, Kabupaten Sragen, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Wonogiri, dan Kabupaten Klaten.

Kemudian, penggugat lain M Nashih dari Kabupaten Grobogan dan Ita Sadrini Astutinigsih dari Blora. Keduanya menggugat tim Pansel KPU wilayah IV meliputi Kudus, Pati, Jepara, Grobogan, Rembang dan Blora.

Menurut Teguh, teknis rekrutmen komisioner KPU juga tidak mengacu PKPU 7/2018 tentang Seleksi Anggota KPU Provinsi dan KPU Kabupaten Kota Periode 2018-2023.

Kuasa hukum lain, Muhammad Dasuki menduga rekrutmen calon komisioner KPU diduga tidak independen, professional dan transparan. (far)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.