Ekspor Ikan Melejit, Cumi dan Surimi Diminati 25 Negara

Hasil perikanan maupun olahan dari Jateng kini mampu merambah 25 negara. Lima negara yang menjadi urutan tertinggi yaitu Amerika Serikat, Cina, Jepang, Malaysia dan Taiwan.

SEMARANG – Volume ekspor produk perikanan di Jawa Tengah melejit hingga 5,1 persen selama kuartal I 2019 ketimbang kondisi sama pada tahun lalu. Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Hasil Perikanan (BKIPM) Kota Semarang menyatakan surimi dan cumi menjadi dua jenis ikan yang paling digandrungi oleh 25 negara.

nelayan-jateng
ilustrasi. nelayan jateng. (metrojateng.com)

Kepala BKIPM Kota Semarang, Raden Gatot Perdana mengatakan, ekspor surimi dalam kurun waktu bersamaan mencapai 3.307 ton. Kemudian disusul capaian ekspor cumi-cumi sebanyak 1.752 ton, rajungan sebanyak 1.086 ton, udang putih 787 ton dan daging nila 723 ton.

“Nilai tertinggi sebesar Rp 350 miliar untuk ekspor Rajungan dan surimi senilai Rp 107 miliar, sisanya untuk produk perikanan lainnya,” tuturnya, Sabtu (18/5/2019).

Ia mengatakan hasil perikanan maupun olahan dari Jateng kini mampu merambah 25 negara. Lima negara yang menjadi urutan tertinggi yaitu Amerika Serikat, Cina, Jepang, Malaysia dan Taiwan.

Ia merinci Negeri Paman Sam menjadi peringkat teratas dengan volume 1.041 ton setara Rp 367 miliar.  Sedangkan terendah adalah Taiwan dengan volume ekspor 981 ton atau setara Rp 45 miliar.

“Rajungan, daging nila, surimi, udang putih dan cumi-cumi paling diminati 25 negara,” katanya.

Jumlah volume ekspor produk perikanan selama kuartal I atau periode bulan Januari sampai dengan April 2019 sebesar 15.698 ton atau meningkat sebesar 5.1 persen dibandingkan kuartal pertama di tahun sebelumnya.

Ia mengatakan hal ini menunjukkan peningkatan kuota ekspor hasil perikanan dan jadi tolok ukur keberhasilan pemerintah menjaga kedaulatan laut dari maraknya ilegal fishing.

“Yang menjadi catatan dan kewajiban seluruh pihak adalah usaha peningkatan nilai jual dan daya saing produk hasil perikanan di tiap daerah, juga Jawa Tengah, sehingga nilai ekspor yang tidak sejalan arah kenaikannya dengan volume ekspor dapat sejalan sesuai yang diharapkan,” pungkasnya. (far)

 

Ucapan Lebaran 1440

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.