Edarkan Pil Heximer, Pemuda di Tegal Dibekuk Petugas

Selain pelaku, petugas juga menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya, Pil warna putih double Y sebanyak 67 butir.

TEGAL – STA (24) seorang pemuda warga Desa Grobogkulon, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal terpaksa harus berurusan dengan jajaran Satnarkoba Polres Tegal. Pasalnya, dirinya diduga menjadi pelaku pengedaran pil heximer dan double Y secara ilegal.

Foto: dok Istimewa

Pelaku kemudian dijerat dengan Pasal 197 sub 196 jo Pasal 98 UU RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Dengan ancaman pidana paling lama 15 tahun dan denda Rp 1,5 miliar.

Kapolres Tegal, AKBP Dwi Agus Prianto melalui Kasatnarkoba, AKP Jaenudin mengatakan, pengungkapan peristiwa itu bermula dari adanya informasi dari masyarakat yang menyebutkan adanya seorang yang mengedarkan obat tanpa izin. Atas informasi itu, pihaknya kemudian melakukan penyelidikan.

“Hingga, petugas kemudian menjumpai seseorang yang kedapatan membawa sejumlah pil heximer,” katanya, Selasa (18/6/2019).

Selanjutnya, kata Jaenudin, petugas meminta keterangan saksi. Dari keterangannya, pil-pil itu diperolehnya dari pelaku.

Beberapa saat kemudian petugas mengamankan pelaku. Selain pelaku, petugas juga menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya, Pil warna putih double Y sebanyak 67 butir yang sudah dibungkus dengan plastik klip warna bening. Tiap bungkusnya berisikan empat butir pil.

“Selain itu, juga disita Pil warna kuning heximer sebanyak 18 butir yang sudah dibungkus, dompet, dan uang tunai,” tegasnya.

Kasus itu saat ini masih ditangani Satnarkoba Polres Tegal. Rencananya, barang bukti yang disita akan dibawa ke Labfor untuk diperiksa lebih lanjut. (MJ-10)

 

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.