Edan! Hubungan Seks dengan Saudara Kandung Bakal Dilegalkan?

Foto: ilustrasi
Foto: ilustrasi

Tampaknya dunia ini semakin edan. Setelah Amerika Serikat melegalkan pernikahan untuk kaum gay dan homoseksual, kini muncul wacana untuk melegalkan hubungan seks dengan saudara sekandung atau incest di Jerman.

Seperti dikutip dari metro.co.uk, sebuah Dewan Etik di Jerman berencana melegalkan incest dengan mengacu pada sebuah kasus dimana seorang laki-laki mempunyai empat anak hasil hubungan dengan saudara perempuannya.

Laki-laki tersebut adalah Patrick Stuebing, yang saat bayi diadopsi oleh sebuah keluarga lain. Setelah 20 tahun, Patrick tanpa sengaja berjumpa dengan saudara kandung perempuannya. Karena belum pernah bertemu sebelumnya, tanpa sadar mereka saling jatuh cinta dan terlibat hubungan asmara.

Pada tahun 2008, Patrick dipenjara selama tiga tahun akibat perbuatannya itu. Dan pada tahun 2012, usai bebas dari penjara, pria ini mengajukan gugatan melalui Pengadilan HAM Eropa agar ia dan saudara kandungnya tersebut menjadi pasangan suami istri.

Dalam undang-undang Jerman, hubungan incest dilarang dan pelakunya bisa dihukum hingga dua tahun penjara.

Merespon kasus tersebut, baru-baru ini Dewan Etik Nasional Jerman melakukan sidang menyikapi wacana pelegalan hubungan incest. Dalam sidang tersebut dilakukan voting yang hasilnya, 14 anggota tidak setuju dan bersikukuh mempertahankan undang-undang yang sudah ada. Sementara 9 anggota menyetujui untuk merevisi undang-undang tersebut, sedang 2 anggota tidak memberikan suara alias abstain.

Dalam pernyataan yang dirilis Kamis (9/7) kemarin, Dewan Etik berpendapat memang kasus incest sangat jarang ditemukan di Eropa, tetapi dampaknya menjadi sangat sulit bagi yang mengalaminya jika hukuman diterapkan.

Menurut Dewan tersebut, pelaku incest merasa seolah-olah hak-hak dasar mereka sebagai manusia untuk mencintai telah dilanggar oleh undang-undang. (tro)

 

 

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

76 + = 79

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.