Dua TPS di Tegal Dijadwalkan Gelar Pemilihan Ulang

Dua TPS yang akan melakukan pemungutan suara ulang yakni, TPS 24 di Desa Dukuhwringin, Kecamatan Slawi dan TPS 04 Desa Blubuk, Kecamatan Dukuhwaru

TEGAL – KPU Kabupaten Tegal akan melakukan pemungutan suara ulang di dua TPS pada tanggal 20 April 2019 mendatang. Pemungutan suara ulang dilakukan, atas dasar rekomendasi dari hasil rapat pleno antara KPU dan Bawaslu setempat, Kamis (18/4/2019) siang.

Anggota KPU Kabupaten Tegal mulai mempersiapkan logistik baru untuk digunakan pemungutan suara ulang di dua TPS. Foto : metrojateng.com/ adithya

Dua TPS yang akan melakukan pemungutan suara ulang yakni, TPS 24 di Desa Dukuhwringin, Kecamatan Slawi dan TPS 04 Desa Blubuk, Kecamatan Dukuhwaru, Kabupaten Tegal. Pemungutan suara ulang di dua TPS tersebut dilaksanakan untuk semua pemilihan, baik Presiden, DPR-RI, DPRD Provinsi, DPD dan DPRD Kabupaten.

Keputusan pemungutan suara ulang diambil, menyusul adanya laporan temuan permasalahan dua orang ber-KTP Jakarta mencoblos di TPS 24 dan satu orang ber-KTP Tangerang mencoblos di TPS 04 Desa Blubuk.

“Tiga pemilih tersebut tidak bisa menunjukan formulir A5 sebagai syarat pemilih pindah TPS memilih. Mereka sudah ditolak petugas KPPS, namun tetap memaksa. Ketiganya akhirnya diperbolehkan mencoblos, namun hanya surat suara Presiden dan Wakil Presiden,” ungkap Komisioner KPU Kabupaten Tegal Divisi Teknis, Fasikhin.

Ternyata, sambung Fasikhin, keputusan KPPS di dua TPS tersebut yang meperbolehkan ketiga pemilih luar daerah tersebut mencoblos, diketahui oleh anggota Panwas Kecamatan masing-masing yang langsung dilaporkan ke Bawaslu.

Adapun jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) masing-masing TPS sebanyak 226 di TPS 24 Desa Dukuhwringi dan 259 ditambah satu Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) di TPS 04 Desa Blubuk.

“Pemungutan suara ulang ini sudah sesuai dengan Pasal 372 Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu, dimana setidaknya ada dua hal yang menyebabkan dilakukannya pemungutan suara ulang, yakni bencana alam atau kerusuhan yang berakibat hasil pemungutan suara tidak dapat digunakan dan yang kedua berdasarkan hasil penelitian dan pemeriksaan pengawas TPS,” tutupnya. (MJ-10)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.