Dua Pelajar Dikawal Polisi, Usai Ujian Dibawa Kembali ke LP

Keduanya berstatus sebagai terpidana kasus narkotika dan penggelapan yang masih menjalani hukuman lima tahun penjara di Lapas Kedungpane.

SEMARANG – Pelaksanaan ujian paket C di Gedung Islamic Center, Manyaran, Semarang Barat berjalan lancar, pada Sabtu (13/4/2019) lalu. Dalam kegiatan ujian tersebut terselip nama dua peserta dari Lapas Kelas IA Kedungpane, Ngaliyan.

Suasana ujian Paket C yang diadakan di Islamic Center Manyaran. (istimewa)

 

Daniel Aviv dan Sigit Prasetyo, nama dua peserta itu merupakan narapidana yang kali ini kebagian ikut ujian Paket C. Daniel selama ini masih berstatus sebagai terpidana kasus narkotika yang masih mendekam lima tahun di penjara Lapas Kedungpane.

Sedangkan Sigit merupakan terpidana 18 tahun penjara dalam kasus penggelapan.

Kepala Lapas Kelas IA Kedungpane, Dadi Mulyadi menyebutkan, keduanya sudah sempat mengikuti kegiatan belajar mengajar yang dilaksanakan setiap hari di lapasnya.

“Kegiatan ini bekerjasama dengan PKBM Bangkit Ngaliyan didukung Dinas Pendidikan. Bagaimanapun mereka juga berhak mendapatkan pendidikan,” ungkapnya, Senin (15/4/2019).

Keikutsertaan kedua narapidana tersebut merujuk pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 32 Tahun 1999 tentang syarat dan tata cara pelaksanaan hak WBP.

Ujian paket C, katanya, digelar empat hari berturut-turut. Mulai 13, 14, 15 dan 16 April 2019 setiap pukul 07.30 WIB-12.30 WIB.

“Bagaimanapun mereka tetap kami berikan hak untuk mendapatkan pendidikan supaya membentuk sosok yang cerdas dan siap untuk bergabung kembali ke masyarakat,” terangnya.

Selama ikut ujian Paket C hingga dipulangkan lagi ke lapas, mereka tetap mendapat pengawalan ketat dari petugas lapas yang dibantu aparat kepolisian. (far)

 

Ucapan Lebaran 1440

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.