Dua Panggunng Hiburan Dihadirkan di Malam Pergantian Tahun

Warga dan komunitas tak diperbolehkan menggunakan drone saat malam pergantian tahun di BKB.

SEMARANG- Pemkot Semarang menambah satu lagi titik keramaian yang dipastikan akan menyedot perhatian masyarakat menyambut Tahun Baru 2019.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi memantu ujicoba Semarang Bridge Fountain, di Banjir Kanal Barat, Kota Semarang, Minggu (16/12/2018). Foto: metrojateng.com/Masrukhin Abduh

Perayaan malam pergantian tahun akan digelar di sepanjang kawasan jembatan Banjir Kanal Barat (BKB), dengan peluncuran Semarang Bridge Fountain yang merupakan jembatan air mancur pertama di Indonesia.

Selain itu juga akan ada hiburan dari band-band kenamaan seperti J-Rocks, Good Morning Everyone, Feren serta beberapa band lokal lainnya di lokasi tersebut. Pada malam yang sama juga akan diserahkan dana sosial bagi korban bencana tsunami Selat Sunda.

Acara juga akan dimeriahkan dengan digelarnya festival UMKM dan kuliner serta pesta kembang api yang menandai pergantian tahun.

“Warga masyarakat dapat menikmati aneka hiburan tanpa dipungut biaya alias gratis pada hari Senin (31/12) dimulai tepat pukul 19.30 WIB,” kata seorang panitia penyelenggara Malam Pergantian Tahun 2019, Kadek, Jumat (28/12/2018).

BACA JUGA: Tahun Baru, Jalan ke Bandara Ahmad Yani Ditutup

Kadek mengatakan, perayaan tahun baru di BKB akan dibagi dalam dua panggung berbeda, yakni panggung utama di jalan Bojongsalaman dan panggung kedua yang didirikan di Jalan Madukoro Raya. Penyelenggaraan even di BKB ini sekaligus untuk memecah keramaian yang biasanya berpusat di Simpang Lima dan Tugu Muda.

“Kami telah berkoordinasi dengan satlantas dan dishub supaya perayaan malam tahun baru di Kota Semarang berjalan baik dan lancar. Di antaranya menyediakan kantong parkir bagi para pengunjung dan juga pengaturan arus lalu lintas,” terangnya.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, mengharapkan Semarang Bridge Fountain bisa menjadi daya tarik baru untuk kunjungan wisata di Kota Semarang. Selain destinasi wisata lainya yang sudah banyak menjadi jujugan wisatawan.

Untuk menikmati atraksi Semarang Bridge Fountain dengan nyaman dan leluasa, Hendi, sapaan akrabnya, berbagi tips kepada masyarakat. Yaitu supaya menontonnya dari kawasan Basudewo atau Pusponjolo di bagian selatan dan Madukoro atau Kokrosono dari arah utara.

“Bukan menonton langsung dari atas jembatan BKB, karena terlalu dekat dan kurang terlihat keindahannya. Bahkan justru menambah kemacetan,” kata Hendi.

Hal ini disampaikannya karena selama uji coba beberapa waktu lalu, Hendi mencermati banyak masyarakat yang berhenti di atas jembatan BKB untuk melihat atraksi air mancur tersebut.

Hendi juga mengingatkan kepada warga masyarakat, bahwa Semarang Bridge Fountain akan dinyalakan rutin setiap hari usai peresmian pada 31 Desember mendatang.

Adapun jadwalnya untuk hari Minggu sampai dengan Kamis adalah pukul 19.30-20.00 WIB. Sedangkan pada hari Jumat dan Sabtu akan dinyalakan sebanyak dua kali, pukul 19.30-20.00 WIB dan pukul 21.00-21.30 WIB.

Kadek menambahkan, pihaknya menghimbau kepada warga maupun komunitas drone untuk tidak mengambil gambar dengan drone pribadi.

Pengambilan gambar akan dilakukan oleh tim drone resmi dari panitia perayaan tahun baru BKB. Hal ini terkait alasan keamanan dan perijinan mengingat kawasan acara sangat dekat dengan wilayah penerbangan Bandara Ahmad Yani. (duh)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.