Dua Kapal Perang Pengangkut Tank Daratkan Pemudik di Tanjung Emas

Pemudik turun dari kapal perang TNI AL di pelabuhan Tanjung Emas, Selasa (14/7). Foto: metrosemarang.com/Ahmad Nurseha
Pemudik turun dari kapal perang TNI AL di pelabuhan Tanjung Emas, Selasa (14/7). Foto: metrosemarang.com/Ahmad Nurseha

SEMARANG – Dua kapal perang angkutan mudik gratis berhasil sandar di Tanjung Emas dengan lancar, Selasa (14/7). Kedua kapal yang terdiri dari KM Dobonsolo dan KRI Banda Aceh-593, yang biasanya untuk mengangkut pasukan dan tank tersebut, membawa ribuan penumpang yang diangkut dari Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Senin (13/7) kemarin.

Manajer SDM dan Umum PT Pelindo III Cabang Tanjung Emas, Nugroho Christianto menyebutkan, dari data sementara manifest penumpang dan kendaraan yaitu KM Dobonsolo berhasil mengangkut sebanyak 1.833 penumpang dan 821 sepeda motor. Kemudian, untuk KRI Banda Aceh-593 mengangkut sebanyak 1.824 penumpang dan 735 sepeda motor.

“KM Dobonsolo berangkat kemarin petang dan tiba di Tanjung Emas tadi pagi (14/7) sekitar pukul 6. Untuk KRI Banda Aceh berangkat kemarin malam jam 10 dan tiba jam 4 sore ini,” terangnya.

Kendala cuaca menyebabkan kedua kapal perang RI tersebut mengalami keterlambatan berlabuh di Tanjung Emas dengan rata-rata sekitar 4 jam. Cuaca buruk akibat angin dari Australia yang tengah mengarah ke lautan Jawa menjadi penyebabnya.

“Hingga H-1 nanti sepertinya cuaca buruk akan terus ada. Mungkin untuk yang sering naik kapal tidak kaget dengan kondisi ini, tapi banyak juga yang mengeluh karena pada mabuk,” tambahnya. (metrosemarang.com/ans)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

− 3 = 1

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.