DKK Solo Temukan Satu Kasus DBD di Mojosongo

Dugaannya satu kasus disebabkan karena tertular dari lingkungan sekolah atau saat berpergian.

SOLO – Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo menemukan satu kasus demam berdarah dengue (DBD) pada Januari 2019 lalu. DBD tersebut menyerang anak-anak di Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres.

Sekretaris DKK Solo, Purwanti. Foto: metrojateng.com

Sekretaris DKK Solo, Purwanti mengatakan, Kelurahan Mojosongo bukan merupakan wilayah penyebaran penyakit yang disebabkan oleh nyamuk aedes aegypti tersebut. Ia menduga satu kasus disebabkan karena tertular dari lingkungan sekolah atau saat berpergian.

“Ada satu kasus DBD ditemukan di Mojosongo,dan anak-anak. Mungkin dari luar. Karena PE-nya (penyelidikan epidemiologi) belum ada. Mungkin dari sekolah atau dari bepergian” ujarnya saat ditemui Jumat (8/2/2019).

Terkait temuan tersebut, pihaknya terus meningkatkan kewaspadaan terhadap DBD. Purwanti mengatakan telah membuat surat edaran (SE) kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap DBD.

“Upaya pencegahan DBD dilakukan dengan cara menggalakkan gerakan satu rumah satu jumantik (juru pemantau jentik),” tambahnya.

Selain meningkatkan kewaspadaan, pihaknya juga berupaya pencegahan DBD dilakukan dengan cara menggalakkan gerakan satu rumah satu jumantik. (MJ-25)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.