Dituding Sebar Hoax, 4 Media Online Dipolisikan

SEMARANG – Empat media online dilaporkan ke polisi lantaran dianggap telah menyebar kabar bohong (hoax) ihwal penetapan status incumbent Pilgub Jateng, Ganjar Pranowo sebagai tersangka e-KTP.

Ilustrasi

Pelaporan keempat media tersebut dilakukan oleh Wisnu N Brata selaku Ketua Relawan Dulur Ganjar. Pelaporan dilakukan hari ini, Sabtu (17/3), di SPKT Mapolda Jateng.

“Kami berharap kepolisian dapat bertindak cepat dan tegas menangani aduan kami. Jika terlalu lama hoax dibiarkan maka bisa menyesatkan masyarakat,” ujar Wisnu saat melaporkan empat media online tersebut.

Empat media yang dilaporkan ke polisi antara lain, Pantau.com, Islamedia.Faith, Warta Riau dan Tajuk.co.id. Ia menuding pelaporan itu dilakukan dengan alasan pemberitaan di empat media itu merugikan Ganjar sebagai calon gubernur.

Tulisan dalam empat media tersebut isinya persis dengam pernyataan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Raharjo yang menyebut ada penetapan tersangka dari calon kepala daerah.

“Padahal faktanya, hingga saat ini KPK tidak menyebut dan mengumumkan nama-nama tersangka tersebut. Ini sungguh hoax,” terangnya.

Wisnu mengklaim setelah ditelusuri pihaknya, Tajuk.co.id sudah tidak bisa diakses pada hari ini.

Karena tulisan di empat media tersebut adalah hoax, maka dia tidak perlu melakukan konfirmasi ke kantor berita yang menyebarkannya. Wisnu mengungkapkan media tersebut sudah melanggar UU ITE sehingga diperlukan penyelesaian secara pidana.

Dia menyebutkan penyebaran berita hoax yang menyudutkan Ganjar Pranowo telah menodai iklim demokrasi di Jawa Tengah.

Kepala SPKT Polda Jateng, AKBP Agung Aris mengatakan kepolisian akan mendalami laporan tersebut. “Untuk saat ini kami masih mendalami laporan yang masuk. Untuk proses selanjutnya, masih menunggu pendalaman,” pungkasnya. (far)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

48 − 39 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.