Dituding Hina Wali Kota Tegal, Dua Orang Ini Terancam 6 Tahun Bui

image
Kombes Polisi Djoko Purbohadijoyo menunjukan printout postingan kedua tersangka. Foto Metrojateng: Ilyas Aditya

SEMARANG – Hati-hati dengan postingan Anda di dunia maya. Dua warga Tegal Barat ini sudah kena getahnya. Gara-gara postingan di Facebook yang disangka menghina Wali Kota Tegal Siti Mashita Soeparno, mereka harus berurusan dengan polisi dan terancam hukuman enam tahun bui.

Kedua tersangka, AS (39) dan KR (41) ditangkap tim Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jateng karena memposting foto dan komentar-komentar dengan tulisan atau kata-kata yang tidak pantas dan mencemarkan nama baik Siti Mashita. “Perbuatan mereka berdua ini nekat dan sangat berani,” tutur Direktur Reserse dan Kriminal Khusus, Kombes Polisi Djoko Purbohadijoyo, saat gelar perkara,Jumat (10/10).

AS dan KR ditangkap Kamis (9/10) di Tegal setelah polisi punya cukup bukti bahwa unggahan mereka di Facebook termasuk kategori pencemaran nama baik. Sebagai barang bukti, dua laptop, tiga telepon selular, tiga modem, dan data-data digital berhasil disita dari kedua tangan tersangka.

Menurut Djoko, aksi kedua tersangka mengunggah foto dan komentar menghina Siti Mashita sudah terjadi sejak Februari 2014 lalu. “Hasil penyidikan memang konten-konten di Facebook berisi penghinaan, bukan kritik. Kalau kritik kita tidak berani melakukan penahanan,” imbuh Djoko.

Kasus mereka, lanjut dia,terungkap setelah Polda Jawa Tengah menerima laporan dari Amir Mirza Hutagalung, orang dekat Wali Kota Tegal. Atas perbuatan mereka, AS dan KR dijerat pasal 45 ayat (1) junto pasal 27 ayat (3) Undang-undang nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik dengan ancaman penjara paling lama enam tahunatau denda paling banyak Rp 1 miliar. (yas)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

− 1 = 8

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.