Ditinggal Arak Kubah Masjid, Rumah Buang Habis Terbakar

Rumah Buang yang sudah rata dengan tanah lantaran habis dilalap si jago merah. (foto: metrojateng.com/Edi Prayitno)

 

KENDAL – Malangnya Buang (50), warga Dusun Kroya Desa Wonodadi Kecamatan Plantungan Kendal. Rumahnya yang terbuat dari papan kayu, terbakar Minggu (7/1) sekitar pukul 09.00. Pada saat itu, warga setempat sedang merayakan pemasangan sebuah kubah masjid di RT 03 RW 06. Buang sendiri turut menonton barisan arak-arakan kubah.

Salah seorang saksi mata, Santo (31) mengatakan, sumber api berasal dari dapur. Saat arak-arakan berlangsung, istri Buang tengah memasak air nira di sebuah tungku untuk diolah menjadi gula aren.

“Mungkin karena tidak sabar, pemilik rumah keluar ingin melihat dan ikut arak-arakan pemasangan kubah masjid yang sudah menjadi tradisi. Hingga tak menyadari jika dirinya sedang memasak air nira dan menyebabkan api tungku membakar rumahnya,” ujar Santo, tetangga Buang.

Kobaran api dengan mudah membakar seisi rumah. Warga yang melihat kejadian tersebut langsung berteriak dan mencoba bersama-sama memadamkan kobaran api dengan alat seadanya.

“Apinya cepat sekali membakar isi rumah. Dua buah sepeda motor juga ikut terbakar, karena api yang begitu besar. Beruntung rumah yang disebelahnya tidak ikut terbakar,” terang Santo.

Menerima laporan warga, Serka Rubadi Babinsa Koramil 09 Plantungan bersama anggota Polsek Plantungan seketika langsung menuju ke lokasi kejadian memberikan pertolongan memadamkan kobaran api dibantu warga sekitar.

“Kobaran api sangat besar sekali. Kami dan anggota Polsek Plantungan dibantu warga bersama-sama memadamkan kobaran api. Api bisa dipadamkan satu jam kemudian, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut,” kata dia.

Buang sendiri masih tampak kaget atas kebakaran yang menghabiskan rumahnya. Ludes, tidak ada yang tersisa. “Seluruh harta benda berikut isi rumah milik korban tidak ada yang bisa diselamatkan. Sebab, rumah ludes terbakar rata dengan tanah. Atas peristiwa itu, korban mengalami kerugian di taksir kurang lebih mencapai Rp.200.000.000,- (dua ratus juta),” kata Rubadi. (MJ-01)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

− 1 = 1

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.