Ditemukan Ribuan Surat Suara Pilpres Rusak di Dua Daerah Ini

Di Sukoharjo, terdapat sekitar 70 lembar yang rusak lantaran berlubang, dan terkena bercak noda tinta. Temuan kerusakan serupa juga didapati di kabupaten lain.

Ratusan warga saat ikut penyortiran surat suara di Boyolali. (metrojateng.com)

SEMARANG – Ribuan lembar surat suara untuk pemilihan presiden di dua kabupaten Jawa Tengah, ditemukan dalam kondisi rusak. Surat suara yang rusak itu ditemukan dalam proses distribusi ke Kabupaten Sukoharjo dan Boyolali.

Putnawati, Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan, KPU Provinsi Jawa Tengah mengatakan sudah mengecek langsung kerusakan surat suara di lokasi tersebut. Hasilnya, menurut dia di Sukoharjo terdapat sekitar 70 lembar yang rusak lantaran berlubang, dan terkena bercak noda tinta. Sedangkan di Boyolali, kerusakan surat suaranya justru bertambah banyak. Bahkan ada yang surat suaranya robek.

Terdapat 1.000 lebih surat suara yang rusak di dua gudang logistik KPU Boyolali. “Kerusakan surat suara karena ada bercak noda tinta saat percetakan,” katanya, Kamis (14/3/2019).

Ia memastikan surat suara yang rusak akan segera diganti dengan yang baru. Penggantian kerusakan surat suara bakal dikerjakan beberapa hari ke depan.

Ia telah mendapat informasi ada dua gudang yang dipakai untuk menyimpan logistik Pemilu 2019. Lokasinya dekat dengan Alun-alun Boyolali.

Proses perakitan di sana, kata Putnawati, sudah selesai. Petugas KPU setempat sudah memisahkan kotak suara untuk pemilihan DPD, DPR RI, DPRD kabupaten kota provinsi.

Untuk di Sukoharjo, pihaknya mendapati baru surat suara Pilpres yang sudah tiba di gudang logistik KPU setempat. Sementara untuk surat suara Pileg, masih menunggu proses percetakan di Jakarta.

Dari hasil penyortiran sementara, petugas KPU menemukan 70 surat suara Pilpres yang rusak. Penyebabnya bermacam-macam. Ada yang berlubang, terlipat bagian dalamnya dan proses percetakan yang kurang sempurna. “Sehingga menimbulkan noda hitam dan bercak pada gambar capres,” ujarnya.

Untuk kotak suaranya, saat ini yang terakit di Sukoharjo berjumlah 12.010 unit. Saat ini sudah tersimpan di Gedung Budi Sasono, kawasan Proliman Sukoharjo.

Secara umum, ia menyatakan kesiapan sejumlah daerah menggelar Pemilu serentak 17 April nanti sudah 100 persen. Wonogiri misalnya, perakitan kotak suara tinggal menyisakan sedikit. Jumlahnya ada 20.000 unit untuk didistribusikan ke seluruh kecamatan. “Di Klaten juga sama. Gudangnya aman dari banjir untuk menyimpan logistik Pemilu. KPU menyiapkan empat gudang logistik sekaligus di wilayah tersebut,” tandasnya. (far)

 

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.