Dispensasi Nikah di Bawah Umur karena Terlanjur Hamil

Dalam kurun waktu satu tahun, terdapat 76 permohonan dispensasi nikah yang diajukan oleh calon pengantin.

Aktivitas petugas pelayanan di Pengadilan Agama Kelas I-A Semarang. (Foto: Fariz Fardianto/metrojateng.com)

 

SEMARANG – Pengadilan Agama Kelas I A Kota Semarang menemukan tren dispensasi nikah yang diajukan oleh warga mengalami lonjakan selama 2018.

 

Bahkan, Kepala Kantor Pengadilan Agama Kelas I A Semarang, Anis Fuad mengaku pihaknya selama kurun waktu tersebut terpaksa mengabulkan 76 permohonan dispensasi nikah yang diajukan oleh calon pengantin perempuan.

 

“Walaupun calon pengantinnya rata-rata masih berusia 14 sampai 15 tahun, namun karena kondisinya sudah berbadan dua alias hamil duluan, makanya situasi jadi dilematis. Di satu sisi tidak sesuai sama aturannya. Di sisi lain dengan kondisi pengantin yang seperti itu mau enggak mau ya harus diloloskan,” kata Anis ketika berbincang dengan metrojateng.com, Sabtu (9/2/2019).

 

Anis menyatakan sebelumnya telah bersepakat dengan para hakim yang bertugas di kantornya, untuk menolak segala jenis alasan masyarakat yang mengajukan dispensasi nikah.

 

Kendala yang dihadapi di lapangan, pemohon dispensasi kebanyakan sudah mengalami kehamilan cukup besar. Sehingga pemberian dispensasi menjadi kebutuhan yang sangat mendesak.

 

Ia pun menjelaskan tren pengajuan dispensasi nikah biasanya meningkat pesat tatkala memasuki momentum musim nikah.

 

Dikatakan Anis, masih banyak masyarakat yang mengambil waktu pernikahan sesuai bulan kalender Islam maupun penanggalan Jawa. Seperti, Safar, Syawal, Rajab dan lain-lain.

 

“Nah, pas bulan-bulan seperti itu banyak yang ngajuin dispensasi nikah. Jumlahnya bervariatif. Ada yang dua dalam sehari. Ada juga lima dispensasi dalam sehari,” tuturnya.

 

Untuk Januari 2019 sendiri, ia menambahkan sudah ada delapan dispensasi nikah yang diterima oleh pihaknya. Ia saat ini sedang mengkaji apakah dispensasi tersebut layak untuk dikabulkan atau tidak. (far)

 

 

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.