Dishub Terapkan Parkir Berlangganan Akhir 2018

Juru parkir sistem berlangganan memperoleh gaji sesuai UMK.

SEMARANG- Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang berencana merapkan sistem parkir berlangganan akhir tahun ini.

Para juru parkir resmi mengikuti sosialisasi dan pengarahan dari Tim Saber Pungli Kota Semarang di Gedung Juang 45, Rabu (1/8). Foto metrojateng.com/Masrukhin

Kepala Bidang Perparkiran dan Pengendalian Dishub Kota Semarang, Danang Kurniawan mengatakan, saat ini masih tahap penyiapan landasan aturan untuk sistem parkir baru itu.

“Saat ini payung hukumnya berupa peraturan wali kota masih tahap pembahasan. Nanti kami juga buat dokumen kerjasama atau MoU,” kata Danang, Kamis, 2 Agustus 2018.

Penerapan sistem parkir berlangganan akan mengadopsi Jawa Timur. Di sana, sudah ada 27 kabupaten/kota menerapkan parkir berlangganan.

“Kami perlu modifikasi sistem yang ada di Jawa Timur. Sesuai dengan kondisi lapangan dan kebutuhan yang ada di Kota Semarang,” ujar dia.

Pihaknya juga sedang gencar sosialisasi kepada para juru parkir. Berdasar data Dishub Kota Semarang, jumlah juru parkir berizin sebanyak 600. Namun, masih ada 400 juru parkir yang diduga tak mengantongi izin.

“Bagi juru parkir yang loyal pasti akan setor ke kas daerah dan mau mengurus izin. Itu nanti yang akan kita akomodir sebagai juru parkir sistem berlangganan. Kalau mereka tidak mau mengikuti aturan main ya sudah, tidak bisa jadi juru parkir lagi,” tegas dia menjelaskan juru parkis sistem berlangganan akan memperoleh gaji sesuai UMK Kota Semarang. (duh)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.