Dishub Tak Yakin Capai Target Parkir Rp 15 Miliar

Realisasi target 2018 dari Rp 15 miliar masih Rp 1,6 miliar

SEMARANG – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang pesimistis bisa
mencapai target pendapatan retribusi parkir di tepi jalan umum. Dari
target yang ditetapkan tahun ini sebesar Rp 15 miliar sampai dengan
saat ini baru tercapai sekitar Rp 1,6 miliar.

Dishub Kota Semarang tak yakin bisa capai target parkir Rp 15 miliar. Foto: dok metrosemarang.com

Kepala Dishub Kota Semarang Mukhammad Khadik mengakui sangat berat untuk dapat mencapai target yang ditetapkan itu. Pencapaian pendapatan
retribusi parkir yang masih sangat kecil itu pun, juga sudah diperoleh
dengan usaha yang sangat keras.

‘’Realisasi target 2018 dari Rp 15 miliar masih Rp 1,6 miliar, berat, itu saja sudah setengah mati,’’ katanya, Minggu (23/9/2018).

Sektor retribusi parkir tepi jalan umum menurutnya setiap tahun targetnya terus meningkat, tahun lalu sebesar Rp 4 miliar. Namun tidak pernah mampu mencapai target yang ditetapkan itu. Karenanya, butuh inovasi agar pendapatan sesuai yang diharapkan.

‘’Makanya harus ada inovasi, nah salah satunya (penerapan sistem) parkir berlangganan. Kalau misalnya bisa mulai November, dua bulan
saja, insyaAllah target Rp 15 miliar saya optimistis (pencapaiannya bisa) mendekati target,’’ ujarnya.

Jika sistem parkir berlangganan diterapkan, kata Khadik, potensi
Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang bisa diterima berdasarkan kajian mencapai Rp 120 miliar per tahun. Lebih besar dari target yang telah ditetapkan untuk tahun 2019 mendatang sebesar Rp 115 miliar. (duh)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.