Disdik Persilakan Polda Tindak Tegas Pemegang SKTM Palsu

SEMARANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah mempersilakan aparat kepolisian segera menindak tegas para pemegang Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) palsu. Kepala Disdikbud Jawa Tengah, Gatot Bambang Hastowo mengatakan, pemerintah sudah memberikan antisipasi, yaitu para orang tua siswa harus menandatangani surat pernyataan yang isinya siap dikeluarkan jika data tidak valid.

Gatot Bambang Hastowo. Foto: dok metrosemarang.com

“Setidaknya data, kalau kapolda jateng minta kami ada. Kalau data disini ada, dimana sekolah banyak yang menggunakan SKTM. Saat ini sudah koordinasi,” ujar Gatot, Kamis (12/7).

Ia sebenarnya menyayangkan sikap segelintir orangtua yang menyalahgunakan SKTM untuk kepentingan memasukan anaknya ke sekolah.

Gatot bilang penyalahgunaan SKTM selalu terjadi berulang kali. Tetapi banyak orangtua yang tak jera sedikitpun. Jika tahun lalu ada 168 SKTM abal-abal. Di tahun 2018, Gatot mendapati 78.406 SKTM abal-abal yang telah dicoret.

“Antisipiasi kami menggunakan surat pernyataan mereka tidak berbohong, dan siap digugat secara hukum dan siap dikeluarkan,” tegasnya.

Ia meminta masyarakat tidak lagi menyalahgunakan SKTM. Para orangtua harusnya sadar realita di lapangan karena banyak siswa miskin yang butuh sekolah yang layak. (far)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

+ 58 = 61

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.