Disbudpar Besok Akan Gelar Festival Tari Semarangan Secara Virtual

Ilustrasi tari semarangan ( foto diambil sebelum pandemi )

SEMARANG – Pandemi Covid yang hampir selama 8 bulan melanda Indonesia termasuk Kota Semarang tidak lantas menghalangi seniman Kota Semarang untuk berkarya dan berkreasi. Hal tersebut dibuktikan dengan diselenggarakannya Festival Tari Semarangan yang menurut rencana akan digelar secara virtual, Minggu (25/10/2020) besok.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang, Indriyasari menerangkan, dalam pagelaran yang dapat disaksikan malalui streaming youtube tersebut akan menampilkan beragam kesenian tari tradisional dengan tajuk #kamimasihada. Tagar tersebut sekaligus menjadi representasi ungkapan seniman Kota Semarang yang menandai bertahannya kesenian di Kota Semarang di masa pandemi Covid-19.

“Ini bukan hanya sekedar festival kesenian saja, namun menjadi pembuktian bahwa seniman Kota Semarang masih ada. Di tengah pandemi Covid yang menghantam hampir semua sektor kehidupan ternyata tidak menghalangi kawan-kawan seniman untuk tetap produktif berkarya, sebagaimana tema yang diusung yaitu #masihada,” terang Iin, sapaan akrabnya.

Pada festival Tari Semarangan ini sedikitnya puluhan seniman dari berbagai sanggar yang ada di Kota Semarang akan terlibat. Festival tersebut juga merupakan kerja sama Pemerintah Kota Semarang lewat Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Kampung Budaya UNNES dan Kementerian Dalam Negeri.

Dalam Festival Tari Semarangan terjadwal beberapa sanggar dari Kota Semarang akan mementaskan tarian tradisional seperti Tari Manggar Warak Sanggar Greget, Tari Kunthul Blekok, tarian rebana, tarian Sekar Rinonce, Tarian Geol Denok, Nyai Brintik, Kalong, Laskar Tirang, Santri Kridangga, Denok Deblong.

Tidak hanya tarian, pada festival besok juga menampilkan Gambang Semarang dan Goro-goro. Festival tari Semarangan akan dilaksanakan secara virtual.

‘’Walaupun dilaksanakan secara virtual, festival tari Semarangan tetap mengedepankan protokol kesehatan sebagai bagian dari ketentuan pelaksanaan,’’ katanya.

Disampaikan Iin, bahwa sebelum pelaksanaan kegiatan, Tim dari Dinas Kesehatan Kota Semarang melakukan pengecekan protokol kesehatan dan kemudian mendapatkan rekomendasi dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang.

Warga Kota Semarang dan masyarakat yang kangen ingin menyaksikan kesenian Kota Semarang bisa menonton secara live streaming Festival Tari Semarangan di channel Youtube KAMI MASIH ADA, pada Minggu tanggal 25 Oktober 2020 pukul 19.00 sampai 21.40 WIB. (duh)

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.