Dinkes Kendal Rapid Tes di Pasar Kaliwungu

Rapid Tes : Sejumlah pedagang dan pembeli Pasar Pagi Kaliwungu menjalani rapid tes. Foto: alif hafidz/metrojateng.com

KENDAL – Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal melakukan rapid tes kepada pedagang dan pembeli di Pasar Pagi Kaliwungu. Rapid tes mengambil sampel 50 orang untuk dilakukan tes, guna mengetahui penyebaran virus covid di wilayah Kaliwungu. Sasaran rapid tes adalah pedagang pasar yang mempunyai riwayat, kontak dengan pedagang dari daerah lain khususnya yang menjadi zona merah penyebaran virus korona.

 

Kepala Dinas Kesehatan Kendal, Ferinando Rad Bonay mengatakan memilih pasar karena merupakan wilayah yang rentan dan rawan penyebaran virus covid 19. “Bertemunya banyak orang dari berbagai wilayah dan kurang kesadaran masyarakat menerapkan fisical distancing menjadikan pasar rentan penyebaran virus. Rapid tes ini mengambil sampel darah 50 pedagang dan pembeli,” jelasnya.

 

Dari rapid tes di sejumlah pasar tradisional dan tempat keramaian, Ferinando menyebutkan hampir 25 persen sampel darah yang diambil reaktif terhadap virus. Sehingga pengawasan dan pemantauan di pasar tradisional terus dilakukan untuk mencegah penularan virus lebih banyak lagi.

 

Kasus korona di Kabupaten Kendal sepekan terakhir ini datar dan cenderung tidak ada peningkatan. Namun demikian tidak adanya peningkatan ini karena memang kesadaran warga meningkat atau belum ditemukan.

 

“Sampai saat ini penyebaran covid di Kendal masih datar dan cenderung tidak ada peningkatan. Namun datarnya kasus korona ini apakah karena memang warga sudah sadar, atau memang belum ditemukan kasus positif korona,” imbuh Feri.

 

Rapid tes di sejumlah pasar tradisional yang dilakukan sebelumnya dengan sampel darah mencapai 300 orang, ditemukan 65 sampel darah yang reaktif. Dinas Kesehatan sudah melakukan penanganan dengan isolasi dan pemeriksaan swab, namun hasilnya seluruhnya negatif.(alf)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.