Dinas Libatkan Pelajar Kampanye Germas

Rasa buah dan sayur itu bagi generasi muda saat ini hanya sebatas tahu. Mereka tahu sebatas pengetahuan.

SEMARANG- Gerakan masyarakat hidup sehat (Germas) difokuskan ke generasi muda. Sebab, gaya hidup sehari-hari mereka tidak terbiasa makan buah dan sayur.


Gubernur Provinsi Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, berdialog dengan siswa SMA/SMK pada acara Gebyar Germas Pelajar Jawa Tengah dalam rangka Hari Kesehatan Nasional di GOR UPRIS Semarang, Jumat (23/11/2018). Foto: metrojateng.com/Anggun Puspita

“Rasa buah dan sayur itu bagi generasi muda saat ini hanya sebatas tahu. Mereka tahu rasanya karena pengetahuan, tapi tidak pernah makan secara langsung,” kata Gubernur Provinsi Jawa Tengah Ganjar Pranowo di sela acara Gebyar Germas Pelajar Jawa Tengah dalam rangka Hari Kesehatan Nasional di GOR UPRIS Semarang, Jumat
(23/11/2018).

Pada acara yang dihadiri 3.000 peserta yang terdiri atas pelajar SMA/SMK, guru, jajaran Puskesmas dan Dinas Kesehatan Se-Jawa Tengah itu, Ganjar berdialog dengan para siswa terkait Germas.

“Mereka dengan kejujurannya mengaku kalau belum terbiasa cuci tangan, tidak tertarik makan buah dan sayuran, tidak suka olahraga, bahkan ada yang merokok. Misalnya, tadi ketika ditanya tahu sayur pare, bagaimana rasanya. Mereka bilang pahit tapi ngaku tidak pernah makan,” ungkapnya.

Kebiasaan hidup sehat itu, lanjut dia, kalau tidak terbiasa diterapkan akan membahayakan dan berpotensi menjadi penyakit.

Untuk mencegah itu Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah melibatkan pelajar dalam deklarasi hidup sehat. Pada acara tersebut juga dilakukan pemeriksaan tekanan darah, gula darah sewaktu, kolesterol, dan makan buah sayur bersama.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah, Yulianto Prabowo mengatakan, dalam 30 tahun terakhir ini, terjadi perubahan pola penyakit. Pada era 1990-an, penyebab kematian dan kesakitan terbesar adalah penyakit menular. Tapi sejak 2010 penyebab terbesar kesakitan dan kematian adalah penyakit tidak menular seperti stroke, jantung dan kencing manis.

“Penyakit Tidak Menular (PTM) menyerang bukan hanya usia tua, tetapi telah bergeser ke usia muda, dari semua kalangan kaya dan miskin, tinggal di kota maupun di desa,” katanya.

Maka, imbuh dia, perlu upaya yang signifikan secara promotif preventif tentang Germas kepada generasi muda. (ang)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.