Dilarang Parkir Ngawur di Pasar Klewer

image
Kepala UPTD Perparkiran Dishubkominfo Solo M. Usman (paling kiri) saat menerima penjelasan dari Humas HPPK Kusbani (tengah baju kuning). Kegiatan sosialisasi ini dilakukan sebelum langkah tegas yang diambil. (Metro Jateng/Raditya Erwiyanto)

SOLO – Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) telah menetapkan tarif parkir khusus di kawasan pasar darurat pedagang Klewer yang berada di alun-alun utara (alut). Untuk sepeda motor dikenakan tarif Rp 2.000, sedangkan mobil pribadi bukan pedagang Rp 5.000 dan mobil pribadi milik pedagang Rp 10.000.
 
“Sebenarnya sudah sejak lama hal ini kami sosialisasikan, termasuk memberikan stiker khusus kepada mobil pribadi pedagang. Namun masih saja, banyak pedagang yang enggan membayarkan tarif parkir Rp 10.000. Salah satu alasan kami menerapkan tarif Rp 10.000, karena mobil pribadi pedagang parkir lebih lama,” jelas Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perpakiran Dishubkominfo Solo, M. Usman disela melakukan sosialisi kembali, baik kepada para pengelola parkir maupun Himpunan Pedagang Pasar Klewer (HPPK).
 
Selain itu, pihaknya berharap kepada seluruh pedagang agar memiliki kesadaran saat bongkar muat barang tidak dilakukan di jalan utama, karena hal ini bisa menyebabkan kemacetan. Selain itu, untuk kesekian kalinya Usman mengingatkan kepada juru parkir, untuk tidak memarkirkan sepeda motor di badan jalan utama.
 
“Ini baru sebatas sosialisasi, namun ke depan kami akan lakukan langkah tegas, yakni pengembokan kepada kendaraan yang terparkir sembarangan,” katanya.
 
Terpisah Humas HPPK, Kusbani menyambut baik langkah ini. Pasalnya, dengan adanya hal tersebut kawasan parkir tidak terlihat semrawut. Sehingga, semakin memudahkan dan memberikan kenyamanan baik kepada pedagang maupun pembeli. (dit)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

12 + = 13

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.