Dihantam Ombak, Dua Nelayan Tegal Hilang di Karimunjawa

13 ABK Selamat

ABK KM Putra Andrea Rizki dihantam gelombang saat sedang mencari cumi. Sebanyak 13 menyelamatkan diri di atas kapal yang terbalik sejak Senin (23/9).

JEPARASebanyak 15 anak buah kapal (ABK) asal Kabupaten Tegal mengalami kecelakaan laut di Kepulauan Karimunjawa, Kabupaten Jepara. Dua hilang, 13 lainnya dapat diselamatkan.

Nelayan Tegal yang berhasil menyelamatkan diri dalam kecelakaan di Kepulauan Karimunjawa. Foto: metrojateng.com

Cerita naas tersebut tergolong dramatis. ABK KM Putra Andrea Rizki dihantam gelombang saat sedang mencari cumi. Dua ABK hilang dan 13 menyelamatkan diri di atas kapal yang terbalik sejak Senin (23/9). Hingga akhirnya ditemukan nelayan Pulau Parang, Selasa (24/9/2019).

ABK tersebut adalah warga Kabupaten Tegal, yakni Darsono, Muhammad Mulus Jaelani, Riyanto, Zakariya, Kusno, Sankar Nurudin, Ahmad Fauzi, Hendrik Setiawan, Cahyani, Sumhari, Agus Budi, Awal Mukrodin, Khaerul Naramin. Sedangkan dua yang hilang Rudi Hartono dan Rehan.

Kepala Desa Parang, Muh Zaenal Arifin menuturkan bahwa nelayan tersebut sehari berada di laut dengan menaiki kapal mereka yang terbalik.

“Informasi dari korban, mereka dihantam gelombang dan kapal terbalik. 13 orang bisa selamat dan dua lainnya hilang,” ujarnya, Selasa (24/9/2019)

Dikatakannya, mereka merupakan nelayan asal Tegal, melaut untuk mencari cumi. “Iya, mereka berasal dari Tegal. Ditemukan nelayan dari Parang, saat itu mereka berada di atas kapal mereka yang terbalik,” paparnya.

Saat ini, kata Kepala Desa, 13 nelayan tersebut dalam kondisi sehat. “Kondisinya sehat dan sudah bisa diajak komunikasi. Sudah diperiksa kesehatan. Sekarang di rumah saya,” tandasnya.(MJ-23)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.