Diguyur Hujan, Tahun Baru di Kota Semarang Lancar Tanpa Banjir

Berharap tahun 2020 dapat menyelesaikan sejumlah pekerjaan rumah di sektor infrastruktur

SEMARANG – Hampir seluruh titik perayaan kegiatan pergantian tahun di Kota Semarang berlangsung lancar meskipun diguyur hujan semalaman. Termasuk pusat perayaan malam tahun baru yang digelar Pemerintah Kota Semarang di Jalan Pemuda Semarang.

Meskipun guyuran hujan terlihat cukup menguras energi panitia dan pengisi acara, namun kemeriahan dapat terus terjaga hingga kegiatan selesai. Sejumlah pengisi acara seperti Naif, Denny Caknan, Pendhoza, Ndarboy Genk, Rockstar, Wrong Way hingga Rumah Pancasila sukses menghibur ribuan masyarakat hadir.

Sebelum digelar perayaan, di Balaikota Semarang sendiri juga digelar doa bersama akhir tahun yang dihadiri oleh Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi bersama jajaran Forkopimda, serta hampir seluruh pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Semarang. Tak kelewatan sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat yang ada di Kota Semarang pun turut diundang.

Yang menarik, meskipun malam pergantian tahun diguyur hujan semalaman, namun tidak terlihat adanya titik banjir di Kota Semarang seperti tahun – tahun sebelumnya. Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi sendiri juga berkesempatan berkeliling mengendarai sepeda motor untuk melakukan pengecekan sejumlah titik.

Untuk itu dirinya pun berharap kondisi positif di awal tahun 2020 itu sebagai penanda hal baik sepanjang tahun depan. “Hari besok harus lebih baik dari hari ini, maka yang bisa kita lakukan adalah mengevaluasi diri kita dan mengintrospeksi seluruh program yang ada di Pemerintah Kota Semarang,’’ ujarnya.

Di sisi lain Hendi juga meyakini jika Pemkot Semarang di

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menyalakan terompet merayakan tahun baru di Jalan Pemuda

“Pola pikirnya adalah project infrastruktur harus mampu menunjang aktivitas sosial, budaya maupun ekonomi. Jadi kemudian titik-titik yang dibangun itu ada peningkatan yang dirasakan masyarakat,” ujar Hendi.

“Kalau sekian tahun yang lalu selalu menjadi contoh kota besar yang tertinggal, maka hari ini kita balik menjadi kota yang jadi rujukan dan jujugan warga se-Indonesia karena lompatan-lompatan besarnya yang bisa dilakukan bersama masyarakat,” tegasnya (duh)

 

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.