Dicatut, Bank Mandiri Kudus Tampik Kerjasama dengan UN Swissindo

Warga Kudus mendatangi Bank Mandiri. (foto: metrojateng.com)

KUDUS – Kepala Kantor Cabang Bank Mandiri Kudus, Wuratmo angkat bicara soal voucher UN Swissindo. Menurutnya, voucher yang dibagikan secara cuma-cuma tersebut tidak ada kaitannya dengan Bank Mandiri Kudus.

“Secara resmi kita tidak ada kerjasama dengan organisasi yang mengaku bernama UN Swissindo,” tegas Wuratmo, Jumat (18/8/2017).

Upaya untuk sosialisasi sudah dilakukan melalui edaran dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan) Regional 3 Jawa Tengah dan DIY perihal informasi dampak kegiatan UN Swissindo. Selain itu, pihaknya kemudian mengeluarkan edaran resmi No. CEO.CSC/013/P/VIII/2017 tentang beredarnya dokumen yang mengatasnamakan UN Swissindo.

“Dalam edaran tersebut meminta masyarakat mewaspadai penipuan mengatasnamakan UN Swissindo dengn berbagai modus,” jelasnya.

Sementara, Deputi Jenderal UN Swissindo Kudus, Mughtamin ngotot bahwa tiap warga negara yang telah memiliki e-KTP berhak atas uang senilai USD 1.200.

“Kami minta penjelasan dari Bank Mandiri, karena white spiritual boy dengan badan induknya UN Swsissindo telah memberikan dana kepada Bank Mandiri yang diikrarkan pada tanggal 16 Oktober 2016,” pungkasnya.(MJ-23)

 

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

− 3 = 1

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.