Dibekuk,Dua Dari Tiga Komplotan Pencuri Motor Berpistol Peluru Gotri

Dibekuk- Dua pelaku Curanmor berhasil dibekuk petugas setelah kakinya tertembut timah panas.( ist/tya)

 

SEMARANG, METROJATENG.COM- Dua dari tiga  penjahat spesial kendaraan roda dua di Semarang dibekuk dalam waktu dan tempat berbeda di daerah Jateng. Penyidik Polrestabes Semarang, Senin(8/3) selain meringkus dua  pelaku,salah satunya tertembak pada kaki kiri masing masing   Muh alias Mbali (38) dan Her alias Memble(35).

Selain itu petugas  juga menyita dua motor Honda  Vario dan Honda Scoopy, uang tunai Rp. 1.950.000. Tas selempang merek Elbrus beberapa  kunci leter Y kunci leter L,

 kunci pas ukuran 8, sebuah alat pembuka tutup kunci magnet,

dua  buah drei, sembilan  buah anak kunci yang dipipihkan, sepucuk senjata Airsofgun jenis Baretta warna hitam beserta 4 butir peluru gotri,sebagai barang bukti.

Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Indra Mardiana kepada wartawan, Senin(8/3) menyebutkan terungkapnya ulah alap alap curanmor berawal dar laporan beberapa korban. Salah satunya, Prasetyo Wibowo(20)

asal Grobogan.Ia pada Minggu pagi akhir bulan lalu(28/2) sekitar pukul 06.00 memergoki ulah pencuri yang menyikat motormya Honda Scoopy warna merah hitam,K-3435-AWF di halaman minimarket   Alfamart , jalan Kedungmundu Raya , Tembalang Semarang.

Korban saat itu  sambil berteriak mencoba mengejar. Namun, ia segera menghentikan langkahnya setelah melihat pelaku mengarahkan moncong pistol. Bahkan, pelaku sebelum kabur sempat memuntahkan peluru. Korban atas nasib menimpanya  tidak terima terus lapor polsi.

Tim Resmob dari keterangan saksi dan bukti petunjuk selang beberapa hari kemudian mengenali identitas pelaku. Mereka yang  tidak saja membawa alat alat kelengkapan beraksi,seperti kunci leter Y maupun L, tetapi juga pistol diketahui berasal dari luar Semarang. Yakni Jepara dan Rembang.

Dari informasi itulah tim dipimpin Iptu  Reza Arif Hadafi 

meringkus Kham alias  Mbali dalam suatu penggrebekan di rumahnya jalan  Ngroto,. Mayong, Jepara disertai barang bukti diantaranya pistol Airsofgun jenis Baretta warna hitam beserta 4 butir. Mbali dikenal recidivis. 

“Ia ‘bolak bali’ masuk bui. Diantaranya di Demak tahun 2011 selama 5 bulan dan  tahun 2018 selama 24 bulan di Kendal,” ungkap Indra Mardians.

Kemudian,dari pengembangan penyidikan, Resmob meringkus tukang tadah Her alias Memble di Tanjung, Sulang, Rembang. Sedangkan pelaku pemetik lain Didik Aminudin alias Ableh(28) juga asal Mayong Jepara masuk daftar pencarian(DPO).

“Dibekuknya kedua pelaku curanmor,termasuk tukang tadah itu masih terus dikembangkan, untuk penyidikan lebih lanjut,” tutur Indra Mardiana. (tya)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.