Dibekuk, Dua Pembobol ATM Di Gombel Semarang

Ditembak-Kedua pembobol ATM Akhmad dan Eka yang terluka tembak.(Al)

 

SEMARANG, METRO JATENG.COM- Dua dari empat pembobol ATM di Gombel,Semarang dengan hasil Rp 100 juta dibekuk dalam pemburuannya di daerah asal Bogor dan Bekasi ,Jawa Barat.  

Keduanya, Akhmad Heprizal (39) dan Eka Suherman (41) yang kakinya sama tertilembus peluru terus diboyong ke Semarang untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

 Sementara dua pelaku lain yang sudah diketahui jati dirinya sejak beraksi awal September (2/9) lalu menghilang diduga melarikan diri ke luar Jawa. 

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Aulia Lubis menghimbau kedua pelaku yang buron agar menyerahkan diri. “Saya menghimbau kepada kedua pelaku yang buron agar  menyerahkan diri. Jika tidak, kami akan bertindak krn tegas terus memburu”pesan  Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Aulia Lubis pada gelar kasus,Kamis(17/9). 

Menurut Kapoltabes pihaknya sementara selain meringkus  Akhmad dan Eka di daerah asalnya Bogor dan Bekasi,juga  menyita barang bukti diantaranya uang Rp 23 juta dari uang kejahatan Rp 100 juta, berbagai alat pertukangan tang, drei, pisau,gunting serta alat perekat lem. Selain itu empat unit motor yang biasa dipakai operasional keempat pelaku.Keempat motor Honda Beat F 4036 FBQ, Honda Beat B 4894 KKL, Yamaha Yupiter .B651 ZLN dan Yamaha Mio B 3481 EFY oleh pemiliknya dititipkan di rumah kenalannya di daerah Salatiga.

Keempat motor itu yang sengaja didatangkan dari daerah asalnya dengan dikendarai biasa dititipkan di rumah temannya di Salatiga setelah dipakai operasional membobol ATM khusus di SPBU. Kemudian, para pelaku pulang ke daerah asal naik angkutan umum bus.Khusus di Semarang, pelaku selain membobol ATM di dekat SPBU Gombel dengan hasil uang Rp 10O juta, juga anjungan ATM Banyumanik.

Kanit Resmob Polrestabes Semarang Iptu Reza Arif Hadafi menjelaskan dengan dibekuknya kedua tersangka Akhmad dan Eka, pihaknya masih terus mengembangkan,apalagi dua pelaku masuk daftar pencarian  orang(DPO). Mereka diperkirakan selain meraksi di Semarang, juga di daerah lain. Apalagi, diperoleh kabar keempat pelaku selama naik motor dari daerah asal Jabar ke Semarang atau sebaliknya sering melakukan aksi serupa di ATM yang terdapat di SPBU. (Al)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.