Di Semarang, Harga Bawang Merah Stabil di Angka Rp15.000

Ilustrasi

 

SEMARANG – Anjloknya harga bawang merah di beberapa daerah tidak terjadi di Kota Semarang. Khususnya di Relokasi Sementara Pasar Johar komplek Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT). Harga bawang merah di pasar grosir dan eceran ini masih stabil di kisaran Rp14.000-15.000 per kilogram.

Harga tersebut untuk bawang merah dengan kualitas nomer satu atau super. Sedangkan untuk bawang merah dengan kualitas standar atau sedang dijual Rp7.000-10.000 per kilo.

Diakui para pedagang saat ini kualitas bawang merah kiriman dari petani kurang bagus, lantaran musim hujan dengan curah tinggi. Setelah panen biasanya bawang merah tidak bisa bertahan lama karena kondisinya basah, paling lama disimpan dua-tiga hari sudah busuk.

Namun stok bawang merah di Pasar Johar saat ini masih mencukupi dengan pasokan hampir semua dari petani Kabupaten Demak. Sedangkan dari petani Kabupaten Brebes penghasil bawang merah terbesar di Jawa Tengah tidak mau mengirimkannya ke Kota Semarang.

‘’Petani bawang merah dari Brebes enggan mengirimkan barangnya ke Semarang karena katanya tidak sesuai dengan ongkos kirim dan biaya produksi. Dan justeru mengirimnya ke Jakarta karena katanya lebih mahal 2-3 ribu per kilo dibanding dijual ke Semarang,’’ kata Sulardi, Kamis (4/1).

Menurutnya, harga bawang merah Rp14.000-15.000 tersebut sudah berlaku sejak 3 minggu lalu. Diakui di beberapa wilayah harganya anjlok lantaran di wilayah tersebut sedang panen raya bawang merah, salah satunya di Kabupaten Brebes.

Namun dengan pedagang Relokasi Sementara Pasar Johar hanya menerima kiriman barang dari petani Kabupaten Demak, panen raya bawang merah di banyak daerah tersebut tidak berpengaruh pada harga bawang merah di Pasar Johar. (duh)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

− 1 = 4

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.