Di-PHK Jelang Lebaran, Karyawan Tetap Dapat THR

image
Ilustrasi

SEMARANG – Ribuan karyawan di Jawa Tengah yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) dipastikan akan mendapatkan pesangon tunjangan hari raya (THR). Pernyataan itu disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo usai rapat Forkominda di Gubernuran, Semarang, Senin (6/8).

“Kita sudah sampaikan, mereka (perusahaan) akan membayar semua pesangon untuk karyawan, ” tegasnya.

Ganjar memastikan, sebanyak 1187 karyawan yang di-PHK bukan terkait isu ekonomi dunia yang kini masih bergejolak. Melainkan imbas dari kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) serta naiknya nilai tukar dolar yang menyulitkan para pengusaha.

Untuk memastikan pembayaran pesangon, Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Kependudukan Jawa Tengah akan melakukan pemantaauan. ?Juga membuka posko pengaduan PHK untuk melayani laporan dari karyawan langsung.

Solusi lain, kata Ganjar, adalah mengalihkan sejumlah karyawan yang terimbas PHK itu di salah satu perusahaan garmen di kabupaten Boyolali. Perusahaan baru itu kini butuh tenaga kerja sebanyak 20 ribu karyawan, tapi baru terealiasasi 10 ribu.

“Problemnya, apakah mereka mau kerja di situ, dan kita siap melatih. Tawaran-tawaran kita ‘short course’ sudah diupayakan, ” ujar Politisi PDI Perjuangan itu.

Pihaknya juga akan terus mendorong masuknya investasi di Jateng untuk menampung sejumlah karyawan yang terkena imbas PHK. Itu dilakukan dengan menggenjot infrastruktur dan sumber energi.

Diketahui, sebanyak 1187 karyawan di Jateng yang menjadi korban PHK sejak awal Juli 2015 ini. Jumlah itu terdiri atas; PHK penuh 660 orang, putus kontrak 151 orang, dirumahkan 46 orang dan ada yang masih proses PHK sebanyak 234 orang.

Rinciannya di Kota Pekalongan 111 orang, Kabupaten Pekalongan 46, Batang 127, Kota Semarang 390, Kota Surakarta 11, Sragen 151, Sukoharjo 9, Kabupaten Magelang 232 dan Wonosobo 12. ?(byo)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

5 + 4 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.