Dewan : Festival Bengawan Solo Asal-asalan

SOLO – Kalangan DPRD Solo menyoroti penyelenggaraan Festival Bengawan Solo yang diangap tak maksimal. Karena pelaksanaan yang menggunakan anggaran dana sekitar Rp 130 juta tersebut, tak diimbangi dengan hasil yang diharapkan, yakni menarik perhatian wisatawan lokal maupun mancanegara.
 
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Solo Paulus Haryoto mengatakan, Festival Bengawan Solo yang diadakan untuk kelima kalinya tersebut terbilang monoton dan asal-asalan.

Menurutnya, yang menarik perhatian penonton hanya beberapa tokoh saja, misalnya yang dinaiki Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo dan wakilnya, Achmad Purnomo.
 
“Sehingga setelah rombongan gethek itu lewat, penontonnya sudah ikut bubar juga. Mungkin salah satu inovasinya, masyarakat diajak ikut serta menaiki gethek, agar masyarakat juga ikut terlibat di dalamnya. Bukan hanya selalu dan selalu menjadi penonton,” ujar Paulus kemarin.
 
Tak lupa, Paulus juga menyoroti soal standar keamanan, di mana saat Festival Bengawan Solo kemarin, gethek rombongan Wali Kota Solo hampir saja tenggelam karena mengalami kerusakan. Namun beruntung petugas SAR sudah siap di tempat dan rombongan wali kota berpindah ke gethek lainnya.
 
“Apakah seperti itu bisa dikatakan panitia siap? Saya melihat event tersebut hanya terkesan diada-adakan saja, sehingga kalau memang masih seperti itu, anggarannya kita hentikan saja,” ancamnya. (MJ-03)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

82 − 76 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.