Dewan Dorong Pemkot Semarang Genjot Pendapatan Daerah

Dewan juga mengharapkan agar kenaikan anggaran belanja dimanfaatkan secara baik oleh pemerintah kota.

SEMARANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang meminta tahun ini pemerintah kota setempat harus mampu mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan daerah. Meskipun pendapatan di tahun 2018 lalu diakui sudah ada kenaikan dari tahun sebelumnya.

Ketua DPRD Kota Semarang, Supriyadi. Foto: metrojateng.com/dokumentasi

Anggaran pendapatan daerah Pemkot Semarang di tahun 2018 telah tercapai sebesar Rp 4.234.394.362. Atau realisasinya mencapai 97,55 persen dari target yang telah ditetapkan sebesar Rp 4.340.520.828.002.

Dibandingkan tahun anggaran 2017 yang hanya sebesar Rp 3.964.574.307.584, realisasi tersebut diakui ada kenaikan Rp 269.819.753.778. Namun Dewan meminta kenaikan ini harus terus ditingkatkan di tahun anggaran 2019 ini.

‘’Peningkatan dapat dilakukan dengan lebih mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan daerah yang ada, terutama (sumber pendapatan) yang memang belum digarap maksimal,’’ ungkap Ketua DPRD Kota Semarang, Supriyadi, Kamis (18/7/2018).

Selain pendapatan, anggaran belanja daerah Kota Semarang di tahun anggaran 2018 diakui juga sudah ada kenaikan. Namun demikian, Dewan juga mengharapkan agar kenaikan anggaran belanja tersebut dimanfaatkan secara baik oleh pemerintah kota.

‘’Terutama untuk penambahan program dan kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

”Atau kegiatan bersentuhan langsung dengan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat,’’ tegasnya.

Menurut pria yang akrab disapa Lek Di ini, anggaran belanja daerah Kota Semarang tahun anggaran 2018 tercapai Rp 4.506.407.629.744. Atau tercapai sekitar 94,12 persen dari target yang telah ditetapkan Rp 4.788.099.897.218.

Diakui dibandingkan tahun 2017 yang hanya sebesar Rp 4.328.942.647.441, realisasi anggaran belanja tersebut ada kenaikan sebesar Rp 177.464.982.303. (duh).

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.