Datang ke Brebes, Sandiaga Janji Setop Impor Bawang Merah

Para petani mengeluhkan murahnya harga bawang dan sulitnya mendapatkan pupuk.

BREBES – Calon Wakil Presiden Nomor Urut 02 Sandiaga Salahudin Uno, Senin (11/2/2019) siang mendatangi petani bawang merah di Kabupaten Brebes. Di hadapan para petani, Sandiaga berjanji akan menghentikan impor bawang, menstabilkan harga dan menjamin tersedianya pupuk untuk petani.

Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Salahudin Uno berdialog langsung dengan petani bawang merah di Desa Krasak, Kabupaten Brebes. Foto : metrojateg.com/ adithya

Kedatangan Sandiaga Uno di pusat pertanian bawang merah di Desa Krasak, Kecamatan Brebes, langsung disambut para emak-emak petani. Sandiaga didampingi Ketua Tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Sandi, Sudirman Said.

Dalam dialog dengan petani, Sandiaga berjanji akan menstabilkan harga bawang merah. Sebelumnya, para petani mengeluhkan murahnya harga bawang dan sulitnya mendapatkan pupuk. Mereka juga mengaku, menanam bawang sekarang ini justru menumbuhkan banyak hutang.

“Nandur bawang tukule utang,” pekik ratusan petani.

Kunjungan Sandiaga Uno di Kabupaten Brebes ini merupakan kunjungan daerah yang ke-1440. Pada kesempatan bertemu dengan petani bawang merah, dia berjanji akan menjadikan Brebes sebagai pengekspor bawang merah serta memudahkan petani mendapatkan pupuk.

Sandi memaparkan, saat masih menjabat Wakil Gubernur DKI Jakarta, dirinya telah menjalankan sebuah program bersama Anies Baswedan. Dimana pada saat harga bawang di Ibu Kota melonjak hingga Rp 100.000 per kilo, pihaknya langsung membeli bawang dari petani.

“Kita beli bawang langsung dari petani. Ternyata, harganya tidak semahal apa yang menjadi gejolak. Dan nanti, kita akan lanjutkan kembali program seperti ini, sehingga petani tidak mengalami kerugian dan masyarakat tidak kesulitan mendapatkan bawang,” beber Sandi.

Usai mendatangi sentra pertanian bawang merah di Kabupaten Brebes, Sandiaga Uno berlanjut melakukan kunjungan ke home industri di Desa Harjosari, Kabupaten Tegal. (MJ-10)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.