Daop 5 Purwokerto Salurkan Kurban Senilai Rp 200 Juta

PT KAI Daop 5 Purwokerto memberikan kurban pada Idul Adha tahun ini senilai Rp 200 juta. Foto : ist/metrojateng.com

 

PURWOKERTO – metrojateng.com, Di tengah pandemi Covid-19, PT KAI Daop 5 Purwokerto tetap menyalurkan kurban pada hari hara Idul Adha tahun ini. Jumlah kurban yang diberikan nilainya mencapai Rp 200 juta, berupa 6 ekor sapi dan 10 ekor kambing.

Vice President Daop 5 Purwokerto, Joko Widagdo mengatakan, selain hewan kurban, pihaknya juga menyalurkan bantuan untuk warga Kelurahan Bantarsoka, Kecamatan Purwokerto Barat yang terpapar Covid-10 sebesar Rp 7,5 juta. Bantuan yang diberikan berupa kasur, seprei, bantal dan lain-lain.

“Kita tetap berupaya untuk berbagi di tengha pandemi Covid-19, terlebih momentum Idul Adha yang memang waktunya kita untuk berbagi. Apalagi kondisi sekarang ini, banyak masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi,” katanya.

Penyaluran bantuan yang dilakukan oleh tim TJSL Daop 5 Purwokerto ini, diserahkan kepada Yayasan Sosial Adi Satrya Center Kecamatan Purwokerto Timur, Kabupaten Banyumas yang selanjutnya akan didistribusikan kepada masyarakat di wilayah Banyumas.

“Untuk daging kurban juga kita salurkan kepada masyarakat sekitar jalur kereta api (KA) yang terletak di daerah-daerah rawan,” tuturnya.

Joko memastikan bantuan yang berasal dari Corporate Social Responsibility (CSR) tersebut akan disalurkan secara terarah sehingga seluruh manfaat dapat tepat sasaran dan diterima oleh penerima manfaat yang membutuhkan. Hal tersebut juga sejalan dengan komitmen KAI untuk memperkuat upaya kolaboratif dalam menjalankan inisiatif CSR, sehingga diharapkan dapat membantu dalam penanganan masalah sosial ekonomi di tengah masa sulit yang sedang dialami masyarakat.

“Kami berharap, bantuan serta upaya kolaboratif bersama ini dapat membawa keberkahan serta manfaat bagi masyarakat yang memaknai Hari Raya Idul Adha dengan rasa syukur, di tengah pandemi seperti sekarang ini. Kami juga terus berkomitmen memperkuat upaya kolaboratif dengan para pemangku kepentingan dalam hal ini Pemkab Banyumas, untuk terus bergerak maju, menghadirkan semangat sebagai salah satu upaya mendorong pertumbuhan ekonomi,” kata Joko. (Ning)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.