Dandim Magelang Ingatkan Pelajar Bijak Bermedia Sosial

Antisipasi Tawuran

Kukuh meminta seluruh siswa untuk bijak dalam pemanfaatan teknologi informasi yang terus berkembang.

MAGELANG – Dandim 0705 Magelang, Letkol (Arm) Kukuh Dwi Antono memberikan pengarahan langsung kepada siswa SMK Yudya Karya, pasca-tawuran yang menewaskan seorang pelajar. Ia meminta siswa bijak menggunakan media sosial dan tidak mudah terprovokasi hanya karena membaca postingan berita di media sosial.

Dandim Magelang memberi pengarahan kepada para siswa untuk mengantisipasi kekerasan di kalangan pelajar. Foto: metrojateng.com/ch kurniawati

Kukuh meminta seluruh siswa untuk bijak dalam pemanfaatan teknologi informasi yang terus berkembang. “Jangan karena alasan jiwa korsa atau setia kawan kalian mau saja berbuat hal yang tidak baik. Melainkan harus dipikir berulang-ulang sebelum bertindak, karena akibatnya akan berimbas yang sangat luas,” katanya, Senin (4/2/2019).

Kukuh mengatakan, pihaknya sengaja datang ke SMK Yudya Karya untuk mengantisipasi terulangnya kembali perkelahian antar pelajar dan antar sekolah. Kegiatan pembinaan ini dilakukan bersama-sama dengan pihak kepolisian.

“Kegiatan ini sebagai salah satu upaya  untuk mengantisipasi terulang kembali perkelahian antar pelajar yang terjadi di wilayah Kabupaten dan Kota Magelang,” kata Kukuh.

Sementara itu, Kepala SMK Yudya Karya Hardiyanto mengapresiasi langkah yang diambil aparat TNI dan kepolisian. “Sebenarnya pembinaan yang dilakukan oleh Koramil dan Polsek sudah berjalan sejak lama. Dengan upaya bersama, mudah-mudahan para siswa akan sadar dan tidak akan melakukan tindakan-tindakan yang merugikan kita semua,” katanya.

Seperti diketahui, tawuran pelajar pecah di kawasan Blabak Kabupaten Magelang, Kamis (31/1) sore. Dalam kejadian tersebut satu orang tewas dan empat lainnya luka-luka. Polisi sudah menetapkan tiga tersangka yang diduga terlibat penganiayaan hingga menewaskan siswa SMK Ma’arif Salam. (MJ-24)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.