Daftar Tahanan Polrestabes Semarang Kini Terpampang di Layar LED Sistem Digital

Penggunaan papan daftar tahanan digital tersebut menggantikan papan tulis manual yang selama ini digunakan.

SEMARANG – Satuan Tahanan dan Barang Bukti (Sat Tahti) Polrestabes Semarang melakukan terobosan baru dalam pelayanan pembesuk tahanan. Terobosan itu adalah penggunaan papan daftar tahanan digital uang dipasang di sekitar ruang tahanan Polrestabes Semarang.

Kasat Tahti Polrestabes Semarang Kompol Baihaqi menunjukkan papan daftar tahanan digital yang memberikan informasi detail mengenai tahanan yang mendekam di ruang tahanan Polrestabes Semarang.(metrojateng.com/ahmad khoirul asyhar)

Kasat Tahti Polrestabes Semarang Kompol Baihaqi mengatakan penggunaan papan daftar tahanan digital tersebut menggantikan papan tulis manual yang selama ini digunakan. Papan daftar tahanan tersebut juga dilengkapi teks berjalan berisi informasi tahanan dan imbauan.

“Mulai hari ini kami tidak lagi menggunakan papan tulis untuk daftar tahanan tetapi sudah menggunakan layar LED dengan sistem digital. Ini bagian dari inovasi pelayanan pembesuk tahanan,” katanya, Rabu (3/4/2019).

Informasi tahanan yang ditampilkan melalui papan daftar tahanan digital tersebut lebih rinci. Meliputi nama tahanan, jenis kelamin, umur, tanggal masuk, pasal yang dikenakan, masa tahanan, hingga nama penyidik yang menangani kasus masing-masing tahanan.

“Sengaja kami buat rinci untuk memudahkan keluarga atau rekan tahanan yang membesuk. Melalui papan daftar tahanan digital itu mereka bisa mengetahui detail kasus apa hingga penyidiknya siapa. Bisa menjadi alat kontrol juga,” ungkap Baihaqi.

Maulana Irfan (48), salah seorang pembesuk tahanan, mengatakan papan daftar tahanan digital tersebut sangat informatif bagi pembesuk. Itu karena pembesuk bisa mengetahui kasus apa yang menjerat anggota keluarga atau rekannya sehingga harus mendekam di sel tahanan.

“Ini sangat berguna dan informatif. Bisa membantu kami untuk mengetahui pasal apa yang dikenakan termasuk siap penyidik yang menangani,” ucapnya. (aka)

 

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.