Curi Genset untuk Tambahan Modal Kawin

Gelar perkara pencurian genset Pasa Peterongan di Polsek Semarang Selatan. (foto: metrosemarang.com/ Efendi)
SEMARANG – Dua tersangka pencurian yang ditangkap oleh jajaran Polsek Semarang Selatan yaitu Ahmad Wijayanto dan Dedy Saputro memang sudah merencanakan tindakan itu sebelumnya. Diawali dengam meminum minuman keras di Jalan Durian, mereka merencanakan untuk mencuri sesuatu. Ide tersebut muncul dari kepala Dedy yang saat itu mengaku membutuhkan uang untuk tambahan modal nikah.
Ahmad menyetujui untuk merealisasikan ide Dedy. Secara berboncengan akhirnya mereka berangkat mencari sasaran dengan mengendarai sepeda motor suzuki satria FU. Hingga pada akhirnya mereka berhenti di salah satu kios di Pasar Peterongan.
Saat itu, Dedy yang menyetir sepeda motor tersebut. Sehingga Ahmad yang mengeksekusi genset yang berada di dalam kios milik salah seorang warga Jalan Wonodri Kopen No 37, RT 005 RW 010 m Kelurahan Wonodri, Semarang Selatan, Sri Wahyuni itu.
Awalnya kios itu tertutup dengan terpal. Namun Ahmad dengan sengaja membukanya dan melihat genset yang berada di bagian depan kios. Tanpa basa basi Ahmad pun langsung mengambil genset tersebut dan membawanya kembali ke sepeda motor untuk kemudian kembali berkendara ke Jalan Durian.
Genset yang mereka curi kemudian digadaikan kepada Pramono seharga Rp 500 ribu.Sementara itu, rencana pernikahan Dedy akan dilangsungkan pada Kamis (14/9) besok.”Ya rencananya nikahnya besuk mas, tanggal 14 ini. Dan nggak tau besuk seperti apa nikahnya dimana,” ujar Dedy.
Nikah belum berlangsung, Dedy justru harus mendekam dibalik jeruji. Belum diketahui apakah ia tetap melangsungkan pernikahan itu di dalam sel tahanan atau dimana. Namun dari pernyataan Dedy, ia akan tetap melangsungkan pernikahan. “Ya tetep jadi pokoknya nikahnya, nggak tau nanti dimana apakah di KUA sebelah atau dimana,” ungkapnya.
Sementara Kapolsek Semarang Selatam, Kompol Deddy Mulyadi mengatakan ia aka. memberi kesempatam kepada tersangka jika nantinya akan melangsungkan pernikahan. “Ya itu kan merupakan hak ya, ya saya juga akan mempersilahkan kalau misal ingin melangsungkan pernikahan,” pungkasnya. (fen)
Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

+ 35 = 37

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.