Ciptakan Spray Anti-nyamuk dari Kotoran Kerbau, Mahasiswa UNS Sabet Emas di Jepang

Dalam event yang diadakan oleh World Invention Intelectual Property Associations, kelima mahasiswa tersebut menciptakan “Bongi: Mosquito Killer”

SOLO – Lima mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta berhasil menyabet mendali emas dalam kompetisi ‘Japan Design, Idea & Invention Expo’ di Tokyo Washington Hotel pada 15-17 Juni 2019.

Delegasi UNS yang mendapatkan penghargaan di Jepang. Foto: dokumentasi

Kelima mahasiswa tersebut antara lain Sofia Oka Rodiana dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Kimia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dan empat mahasiswa dari program studi Agroteknologi Fakultas Pertanian (FP). Mereka adalah Rizhal Akbar Jaya Pratama, Nor Isnaeni Dwi Arista, Rahma Amira Zhalzabila Wakak Megow dan Hifqi Himawan.

Dalam event yang diadakan oleh World Invention Intelectual Property Associations, kelima mahasiswa tersebut menciptakan “Bongi: Mosquito Killer” yaitu spray anti-nyamuk yang terbuat dari kotoran kerbau. Tidak sekadar untuk mengusir nyamuk, spray yang mereka ciptakan ini mampu membunuh nyamuk.

“Ide produk tersebut muncul ketika salah satu mahasiswa Agroteknologi, Rizhal melakukan praktikum di Karanganyar yang melihat kotoran kerbau tak termanfaatkan oleh masyarakat,” ujar Rizha, salah satu mahasiswa, Rabu (3/7/2019).

“Dengan inovasi ini kami berharap dapat menjadi motor penggerak penelitian mahasiswa yang lain dan  selanjutnya semoga kami dapat melakukan publikasi jurnal internasional,” timpal Sofia Oka.

Nama “Bongi” sendiri merupakan kependekan dari bahasa jawa, yaitu “Kebo Wangi”. Branding tersebut menggambarkan bahwa produk yang mereka buat berasal dari kotoran kerbau atau dalam bahasa Jawa disebut dengan “Keo”.

Delegasi UNS tersebut mempresentasikan karya yang mereka buat di hadapan dewan juri dan juga finalis lomba dari berbagai negara, antara lain Kanada, Iran,Taiwan, Korea, Hongkong, Sudan, Saudi Arabia, Malaysia, dan Vietnam. (MJ-25)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.