Cewek Ini Sangar, Berani Kejar Jambret yang Rampas Tasnya Sampai Kecekel

?

BOYOLALI – Seorang jambret, Fendi Yowansyah (23), akhirnya bertekuk lutut pada korbannya sendiri, Nina Sufiyani (23). Pemuda asal Kampung Praon, Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Solo itu harus merasakan meringkuk di sel tahanan Setelah dikejar Nina hingga tertangkap oleh warga setempat.
Tindak kriminal penjambretan itu terjadi di sebelah timur asrama haji Donohudan, Kecamatan Ngemplak, Boyolali, Minggu (2/10) siang. Saat itu Nina Sufityani, warga Dukuh Slarong, Desa Wironanggan, Kecamatan Gatak, Sukoharjo itu dalam perjalanan hendak menemui temannya. 

Kapolres Boyolali AKBP M Agung Suyono melalui Kapolsek Ngemplak AKP Ahmad Nadhiri mengatakan, tersangka saat ini sudah ditahan di Mapolsek. Tersangka masih menjalani penyidikan oleh penyidik. “Ini masih kami kembangkan,” ujar Ahmad Nadhiri, Selasa (4/10). 

Aksi penjambretan terjadi sekitar pukul 13.15. Bermula ketika karyawan sebuah pabrik itu dalam perjalanan hendak menemui temannya. Korban mengendarai sepeda motor Yamaha Mio melaju dari dari arah selatan ke asrama haji. 

Saat melaju di timur asrama haji dan keadaan jalan cukup sepi, tiba-tiba dipepet oleh tersangka yang mengendarai motor Honda Supra Fit, AD 2392 GS. Tersangka langsung menarik tas korban, sehingga talinya putus. Tas warna hitam berisi KTP, SIM C, power bank dan STNK Yamaha Mio itu pun berpindah tangan dan dikuasi tersangka. 

Sukses menjambret tas korban, tersangka langsung tarik gas dan kabur ke arah embarkasi Donohudan. Meski seorang perempuan, korban pun tak takut dan terus melakukan pengejaran. “Saat dikejar korbannya ini, tersangka membuang tas hasil kejahatanya. Tetapi korban tidak melihat dan terus mengejar tersangka,” jelasnya. 

Sesampainya di jalan depan Ruko Desa Pandeyan, Kecamatan Ngemplak, tersangka berhasil dihentikan korban. Korban pun langsung berteriak sehingga menarik perhatian massa. Akhirnya tersangka ditangkap dan diamankan warga. Beruntung, di lokasi saat itu ada petugas anggota TNI yang langsung melakukan pengamanan, sehingga tersangka tidak sampai menjadi bulan-bulanan massa yang emosi. 

Petugas Polsek Ngemplak yang mendapat laporan segera mendatangi TKP. Tersangka langsung digelandang ke Mapolsek. Petugas juga menyita sebuah tas warna hitam yang berisi KTP, SIM C, power bank dan STNK Yamaha Mio AD 6976 AO milik korban. 

“Dari pengakuannya, baru satu kali ini melakukan penjambretan,” kata Kapolsek. 

Atas perbuatannya tersebut, tersangka dijerat pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan (Curas). (MJ-07

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

35 − 28 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.