Cegah Kecurangan, SPBU di Sukoharjo Dicek Ulang

Pengecekan kali ini lebih fokus pada alat ukur takar timbang dan perlengkapannya (UTTP). 

SUKOHARJO – Menjelang Lebaran 2019, Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Sukoharjo melakukan uji tera terhadap penghitungan meteran di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), Selasa (14/5). Langkah ini sebagai antisipasi terjadinya kecurangan yang dilakukan pengelola terkait ukuran dan takaran.

Petugas melakukan tera ulang di sejumlah SPBU di Sukoharjo, Selasa (14/5/2019). Foto: metrojateng.com

Menurut Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Sukoharjo Sutarmo, pengecekan kali ini lebih fokus pada alat ukur takar timbang dan perlengkapannya (UTTP).

“Jadi misalnya 10 liter benar-benar keluar 10 liter, tidak hanya ukurannya saja tetapi juga isinya, dan itu untuk menghindari kecurangan,” kata Sutarmo.

Lokasi tera ulang di antaranya di SPBU Solo Baru Grogol dan SPBU Kartasura. Ditambahkan Sutarmo, pihaknya sudah menemukan kasus di SPBU, yakni alatnya yang rusak. Sehingga ia meminta untuk tidak memakainya lagi.

“Ada juga yang tidak pas sekali, karena kalau di tera biar pas, kurang berapa mili, jadi kalau dilipatkan jadinya banyak. Biasanya kalau lama tidak di tera seperti itu, jadi ini wajib di tera ulang satu tahun sekali,” imbuhnya.

Kristiani Eri Sumanto, pengamat tera dari UPTD Metrologi Legal Pemerintah Kabupaten Sukoharjo memaparkan, pengecekan ini memfokuskan tentang perhitungan meteran dari setiap 20 liter BBM yang disalurkan kepada konsumen.

Selain mengecek takaran, pengecekan juga dilakukan terhadap alat juster yang berfungsi mengatur jumlah BBM yang keluar berbanding dengan angka yang tertera pada display dispenser. (MJ-28)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.