Cegah Inflasi, BI Galakkan Tanam Bawang Putih

Petani bawang putih menjadi salah satu bentuk UMKM di bidang pertanian yang saat ini terus dibina oleh Bank Indonesia.

SOLO – Kantor Wilayah Bank Indonesia (Kanwil) Solo terus menggalakkan program tanam bawang putih di wilayah Karanganyar. Ini untuk mengantisipasi inflasi akibat naiknya komoditas bawang putih.

Kenaikan harga bawang
Ilustrasi. Kanwil Bank Indonesia Solo menggalakkan program tanam bawang putih di wilayah Kabupaten Karanganyar. Foto: metrojateng.com/dok

“Bawang putih itu komoditas yang dulu pernah berjaya sekarang kita kewalahan. Di Tawangmangu itu ada orang yang konsen terhadap bawang putih yakni Pak Bejo, jadi kita dampingi dengan IPB. Saat ini ada kualitas double kromoson, yang ukurannya seperti import dan rasanya lokal,” kata Kepala Kanwil BI Solo, Bandoe Widiarto, Kamis (18/10/2018).

Menurut Bandoe, petani bawang putih menjadi salah satu bentuk UMKM di bidang pertanian yang saat ini terus dibina oleh Bank Indonesia. Mengingat peranan UMKM di perekonomian nasional terhitung cukup besar.

Jumlah tersebut mencapai 99,9 persen dan penyerapan tenaga kerja mencapai 97 persen. Saat ini, UMKM menyumbang terhadap PDB hingga 60,34 persen.

“Untuk mengurangi ketergantungan bawang import di Indonesia. Kita juga sudah berkoordinasi dengan daerah Papua Barat untuk turut serta mengembangkan produksi bawang putih di Indonesia,” imbuhnya.

Saat ini, UMKM Indonesia memiliki pangsa pasar tidak hanya skala nasional, tapi internasional. Produk UMKM memiliki speciality dimana produk ini umumnya menggunakan bahan baku lokal, memberdayakan pekerja dan keahlian lokal, dan memiliki sentuhan budaya lokal sehingga bukan produk massal. Hal ini menjadikan produk UMKM mempunyai potensi untuk merambah pangsa pasar ekspor.

Peningkatan daya saing UMKM dengan demikian dapat berperan dalam mengatasi permasalahan transaksi neraca berjalan (current account deficit/CAD) sehingga dapat meningkatkan resiliensi perekonomian Indonesia apabila terjadi penguatan mata uang US Dollar. (MJ-25)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.