Cegah Banjir Semarang, Perlu Gerakan Tak Buang Sampah ke Sungai

Perilaku masyarakat harus diubah melalui gerakan agar tak buang sampah ke sungai.

SEMARANG- Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang, Iswar Aminudin menyatakan, harus ada gerakan aksi dari masyarakat untuk tidak membuang sampah di sungai.

Pengerukan sampah di Sungai Banjir Kanal Timur (BKT) pasca air meluap, Sabtu (8/12/2018). Foto: metrojateng.com/efendi

Dia menjelaskan banjir yang terjadi beberapa hari lalu di daerah Sawah Besar, Karang Timpul, dan Kaligawe sudah diantisipasi. Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali-Juwana telah memasang jaring di hulu sungai Banjir Kanal Timur.

Tujan pemasangan jaring tersebut, untuk menjaring dan mengambil sampah sehingga tidak menyumbat Jembatan Kaligawe. Karena jika sampai tersumbat maka dipastikan terjadi banjir dan kemarin terbukti.

“Sebenarnya sudah ada screen di ujung, diharapkan bisa diambil sampahnya. Tapi kalau kita lihat sampahnya seperti kemarin, tidak mampu kalau hanya mengandalkan screen. Harusnya ada gerakan aksi dari masyarakat untuk tidak membuang sampah di sungai,” kata Iswar, Jumat (14/12/2018).

Menurutnya, sejak pengerukan sampah hingga kemarin di Jembatan Kaligawe, volumenya sudah mencapai 250 meter kubik. Pengerukan sampah tersebut hingga sekarang masih berlangsung.

“Bayangkan kalau terjadi banjir lagi kemampuan jaring atau screen bisa jebol, tidak mampu menahan sampah,” ujarnya.

Pentingnya gerakan aksi masyarakat tidak membuang sampah di sungai, lanjut Iswar, karena berdasarkan hasil investigasi.

Dari hasil kajian ternyata sampah yang menyebabkan banjir di Kaligawe dan sekitarnya tersebut, ada dua jenis sampah. Yaitu sampah yang memang sengaja dibuang ke sungai, dan sampah yang ditampung para penghuni bantaran yang tak sengaja ikut terbawa arus banjir.

“Karena itu ada juga sampah kayu balok, mesin cuci bekas, kulkas bekas, dan lain-lain. Sampah-sampah ini terkumpul di bantaran sungai Banjir Kanal Timur yang kemudian ikut terbawa banjir,” ungkapnya. (duh)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.